megaswaranews.com, DRAMAGA – Hujan deras yang mengguyur kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor selama tiga jam mulai pukul 17.00 – 20.00 WIB dengan intensitas tinggi mengakibatkan longsor pada sebuah tebing di perumahan Alam Sinarsari Jl Kemangi RT 01/04 pada Minggu, 19/04/2026 petang.
Tebing yang longsor sepanjang 15 meter dengan ketinggian sekitar 10 meter, merusak badan jalan Kemangi 3 selebar 1 meter, longsor tersebut selain mengancam jalan desa menuju kantor desa Sinarsari juga mengancam beberapa rumah warga di Kp Ciranji RT 01 RW 05 desa Dramaga.
Selain itu, salah satu rumah warga di jalan kemangi 3 juga terancam khususnya rumah di Blok E nomor 24. Untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan, ketua RT 01 dan Ketua RW 04 sepakat menutup sementara jalan Kemangi 3 dari semua jenis kendaraan.
Ketua RW 04, H Madsari menuturkan kepada Koran Indonesia.net bahwa terjadinya longsor pada saat hujan deras sekitar pukul 17.30 WIB, panjang tanah yang longsor sekitar 15 meter dan ketinggian sekitar 10 meter.
Dampak dari longsor tersebut, setidaknya ada beberapa rumah warga di Kp Ciranji RT 01 RW 05 serta jalan desa, yang menuju kantor desa terancam. Kemudian sebuah rumah di Komplek Perumahan Alam Sinarsari juga terancam.
Langkah penanganan sementara pihaknya akan menutup sementara material longsor dengan terpal bantuan dari Kecamatan Dramaga, agar ketika hujan kembali turun tidak terjadi longsor susulan.
“Kami mengimbau seluruh warga di tengah cuaca ekstrem tingkat kewaspadaan saat hujan deras, jangan membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air, juga kepada warga yang rumahnya berdekatan dengan pohon yang tinggi, agar ranting dan dahannya dikurangi, untuk mencegah terjadinya jadinya pohon tumbang,” Imbuhnya.
Sementara itu, Camat Dramaga Atep S Sumaryo didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Dramaga, petugas satpol PP dan staf pemberdayaan masyarakat meninjau lokasi longsor di komplek perumahan Alam Sinarsari.
Setibanya di lokasi longsor, Camat dan tim dibantu ketua RTRW perumahan Alam Sinarsari memasang dan menutup material longsor dengan sebuah terpal berwarna biru ukuran 8 x 6 m, guna mencegah terjadinya longsor susulan.
Usai memasang terpal sebelum meninjau lokasi longsor di desa yang lain Camat Dramaga, Atep S Sumaryo menuturkan bahwa peristiwa longsor di wilayah Dramaga bukan hanya di perumahan Alam Sinarsari, desa Sinarsari saja melainkan ada di lima desa.
“Berdasarkan laporan di group para camat se-Kabupaten Bogor pasca hujan deras hari ini, sedikitnya ada 5 Kecamatan yang sudah melaporkan adanya musibah longsor dan Banjir. Di Kecamatan Dramaga sedikitnya ada lima titik musibah longsor, termasuk salah satunya di perumahan Alam Sinarsari yang mengancam jalan desa, dan beberapa rumah warga di Kp Ciranji desa Dramaga,” katanya.
Musibah longsor dan Banjir lanjut Atep yang laporannya sudah masuk dari desa Neglasari, Petir, Sukawening dan desa Sukadamai, untuk memastikan kondisinya Ia bersama tim sampai berita ini diturunkan masih melakukan peninjauan ke lokasi musibah di empat desa.
“Sementara musibah longsor dan Banjir ada di lima desa, mudah – mudahan tidak ada lagi yang lain,” ujarnya.
Akhir – akhir ini kata Atep cuaca sangat ekstrim, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, utamanya warga yang rumahnya di posisi tebingan, jika perlu mengungsi sementara, untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada unsur pengurus wilayah RTRW yang sigap dan gercep melaporkan peristiwa musibah longsor dan Banjir kepada Kepala desa masing – masing, sehingga laporan tersebut bisa di update oleh kepala desa kepada kami di Kecamatan,” pungkasnya.***














