megaswaranews.com, DRAMAGA – Pasca terjadinya tawuran pelajar yang melibatkan 2 sekolah di wilayah Kecamatan Dramaga Jum’at malam.
Langkah pencegahan berkelanjutan, Pihak yayasan pendidikan darussalam berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan kepada guru dan siswa, dengan tujuan menekan dan mengurangi kasus kenakalan remaja maupun kenakalan yang terjadi di lingkungan sekolah. Senin (20/04/2026)
Ketua YAPIDA, KH. Abdul Azis Sarnata, mengatakan Seluruh jajaran yayasan, kepengurusan, dan dewan guru dari seluruh lembaga yang tergabung di dalamnya turut merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ananda Arman.
“Pihak yayasan berharap ada tindakan yang memberikan efek jera bagi pelaku peristiwa tersebut, serta menyampaikan harapan agar peristiwa yang menimpa lembaganya tidak terulang di tempat lain.”
“Menanggapi kabar dan isu yang berkembang di masyarakat terkait keterlibatan lembaga pendidikan tertentu di wilayah Dramaga (termasuk SMP dan SMK), pihak yayasan meminta kepada penegak hukum dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk melakukan pembinaan serta penanganan yang tepat, guna menemukan kebenaran dan menyelesaikan masalah dengan baik. Tandas Azis

Ketua YAPIDA KH. Abdul Azis Sarnata Saat memberikan keterangan terkait kenakalan pelajar ( foto : manabd )
“Pihak yang berwenang seperti penegak hukum dan instansi pendidikan diharapkan dapat melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap fakta yang sebenarnya dari peristiwa tersebut.”
“Pembinaan yang direncanakan maupun yang diminta sebaiknya mencakup aspek pendidikan karakter, bimbingan konseling, serta penguatan aturan dan pengawasan di lingkungan pendidikan. Lanjut Azis
Komunikasi yang terbuka antara pihak sekolah, yayasan, keluarga korban, dan masyarakat juga diperlukan untuk mencegah penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya. Pungkasnya.****














