megasawaranews.com. BOGOR – Isu dugaan pungutan liar (pungli) di area wisata Kebun Raya Bogor (KRB) tengah ramai diperbincangkan warganet. Hal ini setelah seorang pengunjung yang juga dikenal sebagai selebgram, akun Instagram @uc.you, mengunggah video keluhan saat dirinya bersama rombongan berjumlah sekitar 50 orang berwisata di KRB pada momen libur Agustusan kemarin.
Dalam video tersebut, pengunjung mengaku dikenakan biaya tambahan sebesar Rp15 ribu per orang atau per paket makanan yang dibawa. Unggahan itu sontak viral dan telah ditonton hampir 5 juta kali, memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, pihak Manajemen Kehati PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku pengelola Kebun Raya Bogor menegaskan bahwa tudingan pungli tidak benar. Para pengunjung satu rombongan 50 orang tersebut, dipastikan tak melakukan konfirmasi untuk menggelar acara resmi dalam venue.
“Tidak ada pungutan liar di Kebun Raya Bogor. Biaya tambahan hanya berlaku jika pengunjung yang membawa rombongan besar dan melakukan kegiatan khusus, yang wajib dikonfirmasi terlebih dahulu melalui reservasi,” jelas zaenal arifin, general manager MNR KRB. Kesalahpahaman terjadi saat rombongan wisatawan itu ditegur oleh satpam, dan diarahkan untuk membayar biaya tambahan sesuasi aturan resmi wisata kebun rclaya. “Aturan untuk pengunjung perorangan, dan rombongan atau kelompok itu berbeda. Khusus rombongan diatas 30 orang diwajibkan membayar biaya tambahan 15 ribu rupiah per pack makanan, alat soundsistem 100 ribu rupiah, dan sewa venue yang digunakan 500 ribu rupiah”, beber zaenal.
Manajemen juga mengimbau masyarakat agar selalu melakukan reservasi resmi jika datang berombongan atau hendak menggelar kegiatan khusus di dalam Kebun Raya, guna menghindari kesalahpahaman serupa di kemudian hari. (ju)




















