megaswaranews.com, DRAMAGA — Musibah tak terduga menimpa warga Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Senin sore kemarin. Sebuah rumah milik Hamidah, warga Kampung Cibeureum RT 001/004, ambruk seketika diterjang hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sekitar pukul 18.30 WIB. Bangunan yang terbuat dari tembok batako dan berusia sangat tua itu dinilai sudah lama tidak diperbaiki, sehingga strukturnya tak lagi kuat menahan beban air hujan yang terus turun, hingga akhirnya dinding dan sebagian besar atap runtuh menimbun isi rumah di dalamnya.
Dilokasi kejadian memperlihatkan betapa parahnya kerusakan yang dialami bangunan tersebut. Dinding tembok bata tampak retak besar, berlubang, dan sebagian longsor menyisakan tumpukan puing-puing bata serta reruntuhan bangunan. Terlihat jelas bangunan tersebut memang sudah berusia tua, tembok tidak lagi kokoh, dan sebagian besar struktur sudah rapuh. Bagian atap pun ikut rubuh sehingga rumah tersebut kini sama sekali tidak layak huni. Meski beruntung tidak menimbulkan korban jiwa, namun pemilik rumah kini kehilangan tempat tinggal dan barang-barang miliknya ikut rusak tertimbun reruntuhan. Selasa (4/8)
Mendapat laporan dari warga, Pemerintah Desa Sukadamai langsung bergerak cepat. Melalui Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra), Dedih, Pihak desa segera mendatangi lokasi kejadian tak lama setelah menerima laporan. Bahkan tak sendirian, Pemdes langsung berkoordinasi dan turun bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor guna melakukan pengecekan langsung dan menilai sejauh mana kerusakan yang terjadi.
“Di lokasi kejadian, terlihat petugas Pemdes bersama tim BPBD memeriksa satu per satu bagian bangunan yang rusak, meneliti struktur dinding yang masih berdiri namun terlihat rawan longsor, serta mendata kerusakan dan kerugian yang dialami korban. Mereka tampak memeriksa bagian dinding yang masih berdiri namun rapuh, mengukur tingkat kerusakan, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar agar tidak membahayakan warga lain.” ujarnya
Berdasarkan hasil peninjauan bersama tersebut, Pemerintah Desa Sukadamai menyusun laporan resmi sekaligus mengajukan permohonan bantuan penanggulangan korban bencana alam kepada Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Surat bernomor 360/122/SKD/VIII/2026 tertanggal 4 Agustus 2026 itu memuat kronologi kejadian, kondisi kerusakan rumah yang dinyatakan rusak berat, serta permohonan bantuan pangan dan pemulihan bagi korban agar dapat segera terbantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus memulai perbaikan tempat tinggalnya.
“Kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Sesampainya di lokasi, kami melihat langsung kondisi rumah yang memang sudah berusia tua dan strukturnya sangat rapuh. Dinding tembok banyak yang berlubang dan longsor, seketika rubuh saat diterjang hujan deras kemarin sore. Beruntung keluarga korban selamat, namun kini mereka tidak memiliki tempat tinggal dan terpaksa menumpang di rumah kerabat untuk sementara waktu,” ungkapnya
Pihak desa pun telah melampirkan seluruh dokumentasi foto kerusakan rumah beserta laporan lengkap sebagai bukti penunjang permohonan. Pemerintah Desa Sukadamai berharap permohonan tersebut segera ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Mengingat kondisi korban yang sangat membutuhkan bantuan segera pascamusibah, sehingga beban yang dirasakan keluarga korban dapat sedikit teriring ringan dan kehidupan mereka dapat kembali tertata.
Hingga saat ini, keluarga korban masih menumpang di rumah kerabat terdekat sambil menunggu realisasi bantuan. Pemerintah Desa Sukadamai senantiasa memantau kondisi warganya dan terus berupaya mengawal agar bantuan segera sampai ke tangan korban demi pemulihan tempat tinggal maupun kebutuhan pangan sehari-hari yang menjadi prioritas utama. (manabd)














