megaswaranews.com, CIAMPEA – Suasana panik sempat melanda Kampung Warung Borong, RT 01 RW 02, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Rabu pagi tadi. Tiga orang pelajar harus menahan cemas saat dokumen ijazah yang baru saja mereka bawa tiba-tiba tergelincir jatuh ke dalam sumur, akibat tersenggol saat mereka duduk bersantai di tepi sumur samping rumah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 29 Juli 2026, sekitar pukul 07.14 WIB. Kepanikan langsung menyelimuti ketiga pelajar itu, mengingat ijazah tersebut harus segera dikumpulkan ke sekolah dalam waktu singkat. Tanpa membuang waktu, salah satu orang tua yang juga pemilik dokumen tersebut, M. Ramlan, segera menghubungi dan melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Leuwiliang meminta bantuan evakuasi.
Laporan diterima petugas tak berselang lama, tepatnya pukul 07.15 WIB. Hanya berselang lima menit kemudian, Tim Rescue Regu 3 Sektor Leuwiliang yang dipimpin Irfan Hidayat segera berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional. Rasa cemas pelapor dan para pelajar kian memuncak menanti kedatangan petugas, khawatir dokumen itu rusak terendam air atau semakin sulit dijangkau.
Sesampainya di lokasi pada pukul 08.50 WIB, tim langsung memantau kondisi sumur dan menyiapkan peralatan keselamatan. Mengandalkan tali karmantel, tali webbing, helm pengaman, serta karabiner, tim segera melakukan penyusupan dan penelusuran dengan sangat hati-hati. Setiap gerakan dilakukan dengan ketelitian tinggi, mengingat dokumen yang dicari berukuran kecil dan rentan rusak.
Kegelisahan yang sempat menyelimuti warga dan keluarga pelapor perlahan berubah menjadi lega. Hanya dalam waktu 15 menit, tim penyelamat berhasil mengambil ijazah itu dari dasar sumur dalam kondisi masih dapat diselamatkan.
“Kami langsung berkoordinasi dengan pelapor, mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, lalu segera turun ke lokasi. Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar dan dokumen berhasil diambil kembali,” ungkap Irfan Hidayat, Komandan Tim Rescue Regu 3, usai menuntaskan tugas.
Kini situasi di lokasi kembali kondusif. Dokumen penting itu sudah berada kembali di tangan pemiliknya tepat waktu untuk diserahkan ke sekolah. Tim Rescue kembali ke markas sektor pada pukul 09.38 WIB.
Peristiwa ini menjadi pengingat sekaligus pelajaran bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berada di dekat sumber air atau tempat berbahaya, terutama saat membawa barang-barang berharga dan dokumen penting. Pihaknya juga mengimbau warga untuk segera menghubungi petugas berwenang jika mengalami kejadian serupa, agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan tepat.(manabd)














