megaswaranews.com, Sukabumi – Sebanyak 51 rumah, di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terbakar pada Sabtu siang (25/7/2025). Akibatnya, 163 jiwa terdampak.
Sejumlah saksi menyebutKan. Api diketahui pertama muncul dari bangunan MCK umum sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara kondisi bangunan berupa lumbung padi dan pemukiman warta terbuat dari bahan kayu dan atap terbuat dari dedaunan dengan cepat melumat pemukiman adat. Lokasi awal api muncul berdekatan dengan imah gede atau rumah sesepuh adat Ciptamulya..
Sekretaria Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, telah ditetapkan tanggap darurat sejak pasca kejadian mengerahkan sejumlah jajarannya guna mendata warga yang terdampak terutama mendata dokumen penting yang ludes terbakar.
“Tanggap darurat bencana dilaksanakan dikeluarkan hari kemaren (Sabtu/25/7) sampai tanggal 31 Juli (2026). Dan barusan sudah menugaskan kadiskuk capil untuk perekaman data yang hilang, terus kadis pendidikan yang hadir sekretaris dinas pendidikan karena data-data baik ijazah, raport juga hilang supaya diperbaharui.
Selain itu juga, barusan koordinasi dengan (Bank Jabar Banten) BJB kehadiran dari Dinas Provinsi juga ada kabar akan dibantu dengan Gubernur, jadi kita koordinasi dengan BJB supaya besok ada pembuatan rekening, “Kata Sekretaria Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman kepada awak media, Minggu (26/7/2026).
Pasca kebakaran, Ade menjelaskan kondisi warga saat ini selamat. Untuk menjaga kesehatan warga selama penanganan pemulihan pasca bencana, pihaknya telah menempatkam sejumlah tenaga kesehatan.
“Kalau warga barusan saya lihat ditenda pada sehat, kita juga telah menugaskan dinas kesehatan untuk menjaga kesehatan (warga) karena ada beberapa yang (ibu) hamil, terus ada yang lansia sudah saya tugaskan sudah ada poskonya disini, “Jelasnya.
Ade menyebutkan, warga yang terdampak musibah kebakaran, lakukan mengungsi mandiri dirumah keluarga atau kerabat terdekat. Mengenai rencana mengatasi trauma terhadap anak pasca terjadi kebakaran. Pihaknya akan lakukan usai pasca pemulihan.
“Masing-masing (mengusngsi) ke saudaranya. Kalau sudah rapi nanti baru akan dilaksanakan trauma healing, karena kondisi ini masih belum kondusif, barang-barang belum pada beres semua, “Pungkasnya. (Iqbal Bakar)














