megaswaranews.com, DRAMAGA – Lansia Inisial NH (59) warga Perumahan Dramaga Hijau RT 01 RW 05 Blok B No 16 desa Babakan, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor menjadi korban pembacokan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Peristiwa tersebut terjadi pukul 05.00 WIB subuh. Rabu, (15/04/2026)
Peristiwa pembacokan tersebut diketahui dari keterangan tertulis Polsek Dramaga, Polres Bogor. Dalam keterangannya disebutkan salah satu warga bernama Nina Herlina kelahiran Tasikmalaya menjadi korban kekerasan dengan senjata tajam di rumahnya Perum Dramaga Hijau RT 01/05 Babakan Dramaga Bogor.
Masih keterangan Polsek Dramaga Polres Bogor, Korban NH menjadi korban kekerasan dengan sajam oleh pelaku MRAF asal Tasikmalaya, Jawa Barat dan pelaku merupakan seorang mahasiswa perguruan tinggi di Bogor.

Pelaku di bawa aparat kepolisian dan TNI ke RSMM Kota Bogor
Kapolsek Dramaga, Iptu AM Zalukhu, Anggota Polsek Dramaga, Polres Bogor dalam keterangannya mengungkapkan kronologi peristiwa kekerasan terhadap Ibu NH, yang dilakukan MRAF diduga ODGJ. Sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, korban NH sepulang dari Masjid menunaikan ibadah sholat subuh tiba di rumahnya langsung dihadang pelaku di rumahnya menggunakan sajam.
“Pelaku stres sedang marah – marah, lalu korban NH mencoba membujuknya namun usahanya tidak berhasil, dan pelaku langsung mengambil sajam (Golok) di atas lemari, lalu pelaku menghujamkan Sajam ke arah korban NH, seketika korban langsung tersungkur bersimbah darah,” kata Kapolsek
Korban NH terluka pada bagian pundak, bagian telinga sebelah kiri dan luka pada jari tangan sebelah kiri. Dan korban dievakuasi petugas TNI/Polri ke rumah sakit KBP Dramaga Bogor.

Korban Di Larikan Ke RS KBP Dramaga
“Korban diketahui merupakan Bibi/ Tante dari pelaku dan dilarikan ke RS KBP oleh petugas, sementara pelaku diamankan oleh warga perumahan tersebut,” ujar keterangan Polsek Dramaga.
Menurut keterangan pihak Keluarga pelaku MRAF menderita defresi dan sedang dalam pengobatan psikolog. Dan pihak keluarga membawa pelaku ke RS Marzuki Mahdi kita Bogor untuk menjalani pemeriksaan.
Kini kasus kekerasan tersebut, masih dalam proses penanganan pihak Polsek Dramaga, Polres Bogor.***















