megaswaranews.com, Tajur Halang – Warga Kampung Jati RW 06, Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, menggelar aksi protes terkait proyek Bantuan Keuangan (Bankeu) infrastruktur desa tahun 2025 yang hingga kini belum juga direalisasikan.
Sejumlah warga mendatangi lokasi proyek sambil menyampaikan keluhan atas lambannya pembangunan yang dinilai tidak sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Mereka menyebut, proyek tersebut seharusnya rampung pada akhir Desember 2025.
Namun hingga pertengahan April 2026, pekerjaan dinilai belum tuntas. Bahkan, sebagian pembangunan baru mulai dilakukan setelah muncul rencana aksi warga untuk turun ke jalan.
Warga mengaku telah beberapa kali mempertanyakan kejelasan proyek tersebut kepada pihak pemerintah desa. Meski demikian, mereka belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Salah satu warga, Hasan, mengungkapkan kekecewaannya atas keterlambatan pembangunan yang dinilai merugikan masyarakat.
“Kami Sudah Menunggu Sejak Lama, Namun Sampai Sekarang Belum Ada Kejelasan. Padahal Jalan Ini Sangat Dibutuhkan Oleh Warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Iwan. Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan proyek tersebut karena memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat.
“Kami Berharap Pembangunan Ini Segera Dituntaskan, Karena Ini Merupakan Akses Utama Bagi Warga,” Katanya.
Tak hanya mempertanyakan keterlambatan, warga juga menuntut kejelasan realisasi Bankeu tahap dua tahun 2025. Mereka menilai pembangunan jalan lingkungan sangat vital karena menjadi akses penghubung utama yang berdampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian warga.
Hingga saat ini, warga masih menunggu kejelasan dari pihak terkait agar proyek Bankeu tersebut dapat segera direalisasikan secara menyeluruh.
Reporter : Suhanda















