megaswaranews.com – Jakarta – Dihadapkan pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mencatat lonjakan signifikan pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Hingga Selasa (30/12) pukul 08.00 WIB kemarin, disebutkan sebanyak 3.641.341 tiket kereta api telah terjual untuk keberangkatan periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk memanfaatkan moda transportasi kereta api guna mudik, berwisata, maupun bersilaturahmi di penghujung tahun.
Salah satu poin menarik dari data KAI kali ini adalah keterisian tempat duduk pada Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) yang mencapai 109,2 persen. Dari kapasitas 2.761.048 kursi yang disediakan, tiket yang terjual menembus angka 3.016.104.
Angka okupansi yang melebihi 100 persen ini dimungkinkan berkat adanya penumpang dinamis, yaitu penumpang yang naik-turun di stasiun antara (bukan dari stasiun awal ke stasiun akhir), sehingga satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu orang secara bergantian di perjalanan yang sama.
Sementara itu, untuk kereta api lokal, KAI mencatatkan penjualan sebanyak 625.237 tiket, atau setara dengan 83,9 persen dari total kapasitas 745.056 tempat duduk.
Data harian menunjukkan arus keberangkatan paling padat terjadi pada 28 Desember 2025 dengan jumlah 269.723 pelanggan, disusul oleh tanggal 24 Desember 2025 (malam Natal) sebanyak 259.333 pelanggan.
KAI secara total menyediakan 3.506.104 tempat duduk sepanjang masa Nataru untuk memastikan kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas sosial masyarakat. Dukungan armada ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang ingin menghabiskan waktu libur akhir tahun di berbagai daerah di Indonesia.
Adapun 5 Stasiun keberangkatan terpadat, diantaranya Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Surabaya Pasar Turi dan Semarang Tawang. Pasarsenen kembali menempati posisi puncak dengan 238.986 kedatangan penumpang, diikuti oleh Yogyakarta (203.078) dan Gambir (195.770). (lison)















