megaswaranews.com – Sukabumi – Komunitas pengrajin Bambu Juara bersama Komunitas Juara Muda Muara Dua dan Asosiasi Pengusaha Bambu Sukabumi melatih keterampilan warga melalui pelatihan kerajinan bambu berbasis potensi lokal. Kegiatan ini digelar di Majelis Bambu, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2026).
Melalui pelatihan tersebut, para pengrajin mendorong warga mengembangkan kreativitas usaha sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Ketua Komunitas Bambu Juara Muda, Yadi Mulyadi, mengatakan pihaknya tidak hanya mengajarkan teknik praktik, tetapi juga memberikan pemahaman menyeluruh tentang bambu sebagai bagian dari budaya dan warisan lokal.
“Saya menyampaikan materi tentang bambu secara umum, termasuk budaya bambu, filosofi, dan sejarahnya sebelum masuk ke praktik. Dengan memahami budayanya, filosofinya, dan sejarahnya, mereka akan lebih mencintai bambu dan tergugah untuk mengembangkannya,” ujar Yadi.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari berbagai teknik dasar hingga lanjutan, mulai dari menganyam, mengukir, hingga membentuk karakteristik bambu menjadi produk bernilai jual. Para peserta juga mendapatkan pendampingan agar mampu menghasilkan kerajinan yang memiliki daya saing pasar.
Komunitas berharap pelatihan ini mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian keluarga, sekaligus memperkuat identitas Sukabumi sebagai daerah penghasil kerajinan bambu.
Melalui kegiatan ini, komunitas juga mengajak masyarakat untuk kembali memanfaatkan bambu sebagai material ramah lingkungan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi.
Reporter : Uher















