megaswaranews.com, CIOMAS – Sebuah rumah makan bernama terbakar, diduga akibat kebocoran tabung gas elpiji. Peristiwa ini tidak hanya merusak tempat usaha itu sendiri, tetapi juga meluas hingga berdampak pada tiga kios di sekitarnya, di mana dua di antaranya mengalami kerusakan parah dan satu lainnya rusak sedang. Kamis (25/6/2026)
Danru Damkar Sektor Ciomas, Destayasa, menjelaskan rincian penanganan yang dilakukan pihaknya.
“Mendapat laporan, kami langsung mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran beserta 12 orang petugas ke lokasi. Sesampainya di tempat, api sudah cukup membesar dan sempat menjalar ke bangunan sebelah,” jelasnya.
Ia membenarkan dugaan penyebab kebakaran serta dampak yang ditimbulkan.
“Dari hasil pengecekan awal, penyebabnya diduga kuat karena kebocoran selang atau sambungan tabung gas yang kemudian tersulut panas. Akibat kejadian ini, tercatat tiga kios terdampak: dua di antaranya mengalami kerusakan parah, sedangkan satu lainnya rusak dalam tingkat sedang,” terang Destayasa.
Ditanya soal taksiran kerugian, baik pihak pengelola maupun petugas menyatakan belum bisa memastikan angka pastinya.
“Sampai saat ini kerugian masih dalam proses pendataan. Kami belum bisa menyebutkan nominalnya secara pasti, nanti akan dihitung secara rinci setelah kondisi lokasi benar-benar aman dan terkendali,” tambahnya.
Kini kondisi di lokasi sudah dinyatakan aman dan tidak ada lagi potensi api menyala kembali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian material pada bangunan dan peralatan usaha saja.
Pihak Damkar juga mengimbau kepada pengelola rumah makan dan warga agar rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, serta sambungannya guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (*)















