megaswaranews.com, JASINGA – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, menyampaikan perkembangan penting terkait pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi ikon pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor Bagian Barat. Dalam kunjungan kerjanya pada pagi hari, Jaro Ade menindaklanjuti kesepakatan kunjungan Bupati Bogor bersama jajaran Kementerian Sosial. Senin(3/8)
Menurut Jaro Ade, Kementerian Sosial akan mengirimkan tim untuk melakukan sosialisasi secara menyeluruh bersama para Kepala Desa terkait mekanisme penerimaan siswa. Berbeda dengan sekolah pada umumnya yang membuka pendaftaran terbuka, rekrutmen siswa Sekolah Rakyat dilakukan melalui sistem penelusuran.
“Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor akan bekerja sama mencari calon siswa yang tepat untuk bersekolah di Sekolah Rakyat, yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA,” ungkap Jaro Ade.
Ditekankan, prioritas utama diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah pun tidak hanya menanggung kebutuhan pendidikan anak, melainkan juga memperhatikan kondisi tempat tinggal orang tuanya.
“Bukan hanya anak didiknya, keluarga pun menjadi perhatian. Bantuan perbaikan rumah bagi orang tua siswa juga akan menjadi bagian dari pendampingan pemerintah,” tegasnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Bogor Barat ini merupakan titik pertama yang rampung dibangun di Kabupaten Bogor, meskipun rencananya akan berdiri sejumlah titik lainnya. Kehadiran sekolah ini dinilai sangat strategis sebagai bentuk investasi pembangunan sumber daya manusia sejak dini.
“Kami beribu-ribu terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas program Sekolah Rakyat ini. Pembangunannya kini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing seratus persen,” ujar Jaro Ade dengan penuh apresiasi.
Selain pembangunan gedung, Jaro Ade juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperbaiki akses jalan menuju lokasi agar pelebaran jalan dapat segera dilaksanakan. Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat segera diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, mengingat kedudukannya sebagai ikon pembangunan di kawasan Bogor Barat.
Sementara itu, Kabag TU Sentral Terpadu Inten Soeweno Cibinong, Fepi Rubianti, menjelaskan rincian kapasitas daya tampung untuk angkatan pertama Tahun Ajaran 2026/2027. Kuota jenjang SD sebanyak 30 siswa, SMP sebanyak 120 siswa, dan SMA sebanyak 120 siswa.
Seluruh fasilitas penunjang pun telah disiapkan secara lengkap, meliputi gedung sekolah, asrama, tempat ibadah, dapur umum, gedung serbaguna, sarana olahraga, hingga unit pelayanan kesehatan. Sekolah Rakyat ditargetkan sepenuhnya rampung dan mulai beroperasi pada pertengahan Agustus 2026. (manabd)















