megaswaranews.com, SUKAJAYA – Kemenham Jawa Barat menaruh perhatian pada konflik agraria di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kemenham menemui petani penggarap untuk menyerap aspirasi dan memastikan perlindungan hak masyarakat dalam konflik dengan PT PMC.
Warga menyampaikan kondisi mereka serta aktivitas penggarapan lahan yang telah dilakukan secara turun-temurun. Mereka juga mengaku mengalami intimidasi dan penyerangan selama konflik berlangsung.
Kepala Kantor Wilayah Kemenham Jawa Barat, Hasbullah, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.
“Kami akan mendampingi masyarakat dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan ini dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum serta hak-hak masyarakat tetap terlindungi,” ujar Hasbullah.
Sebagai langkah lanjutan, Kemenham akan menyurati PT PMC agar menghentikan aktivitas yang berpotensi memicu konflik, termasuk penggunaan alat berat di area sengketa.
Kemenham juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, kepolisian, dan pemerintah pusat untuk mencari solusi melalui jalur hukum dan dialog. Kemenham berharap penyelesaian konflik tetap mengedepankan hukum, perlindungan HAM, serta kepentingan masyarakat.
(Wawan)















