megaswaranews.com, Bogor Selatan – Petani jagung di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, dilanda keresahan akibat serangan hama ulat yang merusak tanaman mereka. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada hasil panen serta menurunkan pendapatan petani.
Serangan hama ulat dilaporkan mulai menyebar di sejumlah lahan pertanian warga. Akibatnya, pertumbuhan tanaman jagung menjadi tidak optimal dan berpotensi mengalami gagal panen.
Salah satu petani, Ahmad, mengaku serangan hama tersebut sangat merugikan dan mempengaruhi hasil produksi.
“Kalau hama ulat seperti ini terus, hasil panen pasti menurun dan kami bisa mengalami kerugian,” ujarnya.
Di sisi lain, para petani juga dihadapkan pada tingginya harga pupuk dan obat pembasmi hama yang terus mengalami kenaikan. Kondisi ini tidak sebanding dengan harga jual hasil pertanian yang justru cenderung menurun di pasaran.
Petani berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam penanganan hama serta menjaga stabilitas harga hasil pertanian agar tidak merugikan petani.
Situasi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Reporter : Cevi















