megaswaranews.com, Kota Bogor – Pimpinan dan anggota Komisi 2 serta komisi 3 DPRD kota Bogor, melakukan kunjungan kerja ke kantor PDAM Tirta Giri Nata, Senin (10/3/2025) Selain melihat sistem pengelolaam perusahaan daerah, tim juga melalukan diskusi bersama direksi PDAM Tirta Giri Nata, terkait penanganan dan pengelolaan air limbah. Sejumlah point penting yang disampaikan Direksi Perumda Giri Nata, mencakup pengelolaan air dan limbah di Kota Cirebon, Diantaranya seperti pengelolaam limbah kota cirebon dilakukan oleh instansi pengolahan terpadu daerah (IPTD), Laba perumda TGN pertahun mencapai Rp.6,1 miliar, sumber air Cipaniis memiliki kapasitas 1.060 liter/detik, serta penagihan sampah bersama air bersih ditanggung 40%.
Dari skema itu dapat disimpulkan PDAM Tirta Giri Nata setiap tahunnya menyetorkan Rp 4 miliar ke Pemerintah Kota Cirebon, untuk anggaran pengelolaan sampah. Perumda Giri Nata saat ini lebih fokus pada penyediaan air bersih, dan belum berencana mengelola limbah sendiri. sementara peran dalam penagihan retribusi sampah, menjadi bagian dari tanggung jawabnya dalam mendukung pendapatan daerah.
Dalam diskusi ini, Ketua Fraksi Demokrat, H.Subhan, S.H, M.H, mencatat jumlah permintaan air bersih masyarakat, dan besaran tarif air bersih permeter kubiknya. “Kami mencatat point point penting secara keseluruhan, dengan kesimpulan saat ini perumda tirta giri nata baru memenuhi 70 % kebutuhan air bersih masyarakat. Dimana besaran tarifnya di bagi 4 golongan, yang rata2 sebesar Rp. 6000,- permeter kubiknya” beber Subhan.
Dari hasil kunjungan ini, fraksi drmokrat DPRD kota Bogor juga akan membahas dengan dinas terkait di kota bogor. “yang positif dan baik kita bisa terapkan di kota bogor demi kemajuan dan pembangunan kota bogor yang kita cintai “ imbuhnya.
dju.





















