megaswaranews.com, SUKABUMI – TNI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi meresmikan Jembatan Garuda di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pembangunan jembatan ini menjadi solusi penting untuk memulihkan akses warga setelah sebelumnya hanyut akibat banjir pada Desember 2024 lalu.
Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, kolaborasi ini akan terus diperkuat mengingat wilayah Sukabumi memiliki banyak sungai dan jembatan yang membutuhkan perhatian.
“Kerja sama ini kami lakukan bersama pemerintah kabupaten. Sungai di wilayah ini panjang dan jembatannya banyak. Kami harapkan program dari presiden melalui TNI dan pemerintah daerah bisa berjalan selaras sehingga seluruh titik dapat tertangani,” ujar Thomas.
Pembangunan Jembatan Garuda dikerjakan selama 45 hari dan kini telah menghubungkan sejumlah desa yang sebelumnya terisolasi. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan TNI atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur tersebut.
“Program bantuan Jembatan Garuda ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Lengkong. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatiannya,” kata Asep.
Setelah peresmian, Danrem bersama Bupati Sukabumi dan jajaran pemerintah meninjau lokasi hunian tetap bagi korban bencana alam sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Jembatan Garuda hanyut diterjang banjir bandang yang melanda Kabupaten Sukabumi pada akhir 2024, sehingga memutus akses vital antar desa di kawasan tersebut. Kini, dengan rampungnya pembangunan jembatan, aktivitas warga kembali berjalan normal.
Reporter : Iqbal Salim















