megaswaranews.com, Rancabungur — Ratusan orang tua siswa SMP Negeri 1 Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Rancabungur. Mereka menuntut kepala sekolah mundur karena dugaan pungutan liar dan kebijakan sekolah yang dianggap memberatkan wali murid.
Orang tua siswa memprotes biaya study tour ke Bandung yang mencapai Rp700 ribu per siswa. Mereka juga keberatan dengan aturan bagi siswa yang tidak ikut study tour, yakni wajib berpidato dalam bahasa Indonesia, Sunda, dan Inggris tanpa teks.
Selain itu, wali murid menilai harga seragam sekolah terlalu mahal dan membebani ekonomi keluarga.
Kepala SMPN 1 Rancabungur, Siti Khodijah, membantah tuduhan tersebut. Pihak sekolah menyebut komite sekolah menentukan kebijakan iuran dan kegiatan siswa.
Pihak kecamatan, sekolah, dan perwakilan orang tua siswa sudah menggelar musyawarah. Mereka akan melaporkan hasil pertemuan itu kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
(suhanda)














