Megaswaranews.com, JAYAPURA – Letkol Inf Erwan Harliantoro, resmi mengakhiri pengabdiannya sebagai Komandan Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) dan kembali ke korps yang membesarkan karier militernya, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Perwira lulusan Akademi Militer 2005 itu menyerahkan tongkat komando Yonif 751/VJS kepada Letkol Inf Elson Dwi Septianta, dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Markas Yonif 751/VJS, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (12/8/2026).
Kepulangan Erwan ke Korps Baret Merah menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya setelah hampir tiga tahun memimpin salah satu batalyon andalan Kodam XVII/Cenderawasih di Papua.
Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian yang ditorehkan Erwan selama memimpin Yonif 751.
“Berbagai penugasan yang diberikan kepada satuan telah dilaksanakan dengan baik dan berhasil,” kata Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.
Selama memimpin Yonif 751/VJS, Erwan mencatatkan sejarah sebagai salah satu komandan batalyon dengan masa jabatan terlama di satuan tersebut. Dalam kurun waktu hampir tiga tahun, ia memimpin dua penugasan operasi secara berturut-turut di wilayah rawan Papua.
Penugasan pertama dilaksanakan di Kabupaten Puncak dengan kekuatan 250 personel. Seluruh prajurit berhasil kembali ke satuan dalam kondisi lengkap. Keberhasilan serupa terulang dalam operasi berikutnya di Kabupaten Pegunungan Bintang yang melibatkan 450 personel.
Secara keseluruhan, sebanyak 700 prajurit yang dipimpinnya dalam dua operasi berhasil kembali tanpa kehilangan satu pun anggota.

“Yang pertama di Kabupaten Puncak, saya membawa 250 orang lengkap, pulang kembali lengkap. Yang kedua di Kabupaten Bintang, membawa 450 orang kembali lengkap dan mendapat beberapa keberhasilan,” ujar Erwan.
Keberhasilan tersebut menjadi catatan penting mengingat kedua wilayah operasi merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi. Selain menjalankan tugas pengamanan, Yonif 751/VJS juga terlibat dalam mendukung percepatan pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Erwan menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh prajurit Yonif 751/VJS yang selama ini mengemban semboyan “Papuseme” atau Pantang Pulang Sebelum Menang.
“Papuseme yang artinya pantang pulang sebelum menang. Kami pulang karena sudah menang,” ujarnya.
Kini, setelah menuntaskan tugas di Bumi Cenderawasih, Erwan mendapat amanah baru di lingkungan Kopassus. Penugasan tersebut sekaligus menjadi kepulangan seorang prajurit ke korps asal yang telah membentuk karakter, kemampuan, dan perjalanan karier militernya.
Pengalaman memimpin ratusan prajurit dalam operasi di Papua dinilai menjadi modal berharga bagi Erwan untuk menjalankan tugas barunya di satuan elite TNI Angkatan Darat tersebut.
Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih berpesan kepada seluruh perwira agar selalu fokus pada tugas yang sedang diemban dan tidak terburu-buru mengejar jabatan berikutnya.
“Fokuslah dengan apa yang sudah kau kerjakan. Saya yakin dan percaya apa yang kau impikan bisa tercapai,” pesan Pangdam.
Dengan berakhirnya masa tugas Letkol Inf Erwan Harliantoro, estafet kepemimpinan Yonif 751/Vira Jaya Sakti kini dilanjutkan Letkol Inf Elson Dwi Septianta. Adapun Erwan melanjutkan pengabdiannya di Korps Baret Merah dengan membawa bekal pengalaman panjang dari medan operasi Papua. (Edwin Suwandana)














