megaswaranews.com, Sukabumi – Bencana longsor dan banjir serta tanah bergerak, menyebabkan empat Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa terparah. Hal ini diungkapkan kepala pelaksana logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, usai tinjau sejumlah lokasi bencana di Kecamatan Nyalindung.

Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki menyebutkan ketiga Kecamatan tersebut usai diterjang cuaca ekstrim.
“Ada beberapa kecamatan yang terkena banjir dan tanah longsor serta pergerakan tanah. Yang kami dapatkan itu terjadi di Kecamatan Jampangtengah, Cirenghas, Kemudian Nyalindung dan Gegerbitung, “Kata Eki kepada awak media. Senin (29/12/2025).
Selain itu, Eki menyebutkan diantara dari keempat Kecamatan yang paling parah yaitu Kecamatan Nyalindung, terdapat sejumlah jembatan penghubung sejumlah desa dan antar Kampung terputus, membuat aktivitas rutinitas masyarakat terhambat.
“Yang terparah melihat hari ini mungkin Kecamatan Nyalindung, di Desa Bojongsari, Berdasarkan informasi dari Kecamatan, ada empat Jembatan, dua di Bojongsari, dua di Sukamaju. Saat ini (laporan) belum terima secara utuh, belum sebagian diasesmen.
Selaku kepala pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki menurunkan sejumlah personil relawan diberbagai tempat lokasi bencana dengan melibat Dinas terkait, lakukan evakuasi material longsor serta meninjau lokasi bencana.
“Tadi pagi sudah menyelesaikan pembersihan material longsoran yang terjadi di jalan khususnya di Desa Kertaangsana. Tadi malam kita sudah turunkan tim kemudian kita menurunkan kendaraan alat berat dari PU dari Parakansalak ke Nyalindung. Jembatan yang putus merupakan jalan Kabupaten. Hari ini akan kerahkan alat berat kesini. Ada beberapa rekan kita di Cerenghas kemudian juga yang paling banyak ada lima orang di Bojongsari, kemudian juga jalan Kertaangsana jalan Provinsi juga ada. Belum ada pengungsi, “Ujarnya.
Eki juga mengetahui, sejumlah tiang listrik disepanjang jalan Nyalindung, tengah tahap perbaikan akibat tumbang oleh pergerakan tanah dan longsor. Eki juga menghimbau kepada masyarakat antisipasi cuaca buruk.
“Tadi saya lihat ada pemadaman listrik dijalur jalan nasional sedang diperbaikin sama (petugas) Perusahan Listrik Negara (PLN). Hambauan seluruh masyarakat Sukabumi berhati-hati dan waspada terhadap perubahan iklim demikiak drastis sehingga ke waspadaan dan harus menghindari area terjadi bencana tanah longsor dan banjir., “Pungkasnya. (Iqbal Bakar).















