megaswaranews.com, Kabupaten Bogor – Sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah timur Kabupaten Bogor dilaporkan tutup. Akibatnya, penyaluran makan bergizi ke sekolah-sekolah terhenti tanpa penjelasan resmi dari pihak terkait.
Penutupan dapur MBG terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Klapanunggal, Jonggol, Cariu, dan Tanjungsari. Kondisi tersebut menyebabkan ratusan hingga ribuan siswa tidak menerima jatah makan bergizi.
Dapur tersebut terlihat tidak beroperasi dengan kondisi pintu dan pagar digembok. Pihak sekolah mengaku tidak menerima informasi resmi terkait penyebab penutupan dapur MBG tersebut.
Selain persoalan penutupan dapur, pihak sekolah juga menyoroti kualitas menu MBG yang selama ini diterima siswa. Mereka menilai menu yang disajikan tidak sesuai standar, dengan porsi yang minim, kandungan nutrisi yang kurang seimbang, didominasi karbohidrat, minim sayuran, serta tidak lagi dilengkapi dengan susu.
Guru wali kelas, Hj Nyi Sumiati, menyampaikan bahwa kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait penutupan sejumlah dapur MBG di wilayah timur Kabupaten Bogor.



















