megaswaranews.com, Jonggol-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), BUMDes Weninggalih mengembangkan usaha peternakan sapi jenis Limousin. Program ini dilaksanakan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
Pengembangan peternakan sapi Limousin tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang didukung Dana Desa dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2025.
Sekretaris Desa Weninggalih, Ali, mengatakan pemilihan usaha peternakan sapi merupakan hasil musyawarah antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan masyarakat.
“Usaha peternakan sapi ini dipilih karena perawatannya relatif mudah dan memiliki prospek ekonomi yang baik. Selain mendukung ketahanan pangan, hasilnya juga diharapkan menjadi sumber PADes,” ujar Ali, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, wilayah Jonggol dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan hewan ternak terbesar di kawasan Jabodetabek. Pasar hewan di daerah tersebut kerap didatangi pembeli dari berbagai daerah, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha ketika permintaan sapi meningkat signifikan.
BUMDes Weninggalih memilih sapi jenis Limousin karena memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya pertumbuhan yang cepat, bobot tubuh besar, serta kualitas daging yang tinggi. Selain itu, sapi Limousin memiliki nilai jual yang relatif lebih tinggi karena ototnya padat dan menghasilkan karkas yang melimpah. (edi)





















