megaswranews.com, Leuwiliang – Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Leuwiliang mencatat kenaikan enam persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan terlihat dari jumlah penumpang dan pergerakan kendaraan sejak H-7 hingga H+3 Lebaran.
Kepala Terminal Leuwiliang, Wahyu Hidayat, menyebutkan bahwa selama periode tersebut, sebanyak 308 kendaraan AKAP dan AKDP tiba di Terminal Leuwiliang, sementara 309 kendaraan diberangkatkan ke berbagai tujuan.
Ia menjelaskan, total penumpang yang datang mencapai 3.455 orang, sedangkan jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 2.875 orang.
Terminal Leuwiliang melayani tiga trayek AKDP, yakni jurusan Leuwiliang–Bandung, Leuwiliang–Tasik, dan Leuwiliang–Cikidang. Sementara untuk AKAP, terminal ini melayani jurusan Leuwiliang–Tanjung Priok.
“Hingga H+3 Lebaran, tujuan terbanyak masih jurusan Bandung, Tasik, dan Cikidang. Sedangkan arus kedatangan paling banyak berasal dari trayek Tanjung Priok–Leuwiliang dengan jumlah 1.845 penumpang,” ujar Wahyu.
Selama arus mudik dan balik Lebaran, sebanyak 17 personel bertugas di Terminal Leuwiliang untuk memastikan kelancaran operasional. Berdasarkan laporan para sopir, tidak terjadi kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik hingga arus balik.
Wahyu menambahkan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 atau 19 Maret 2026 dengan jumlah kedatangan 587 orang dan keberangkatan 277 orang.
Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+3 atau 24 Maret 2026 dengan jumlah kedatangan 219 penumpang dan keberangkatan mencapai 540 orang. (mande)















