megaswaranews.com, Kota Bogor-Aksi penyelamatan tersebut merupakan skenario bagian dari latihan Emergency Plan Evakuasi Medis Udara yang diperagakan oleh tim BASARNAS dan BPBD Kota Bogor di situ Gede Kecamatan Bogor Barat pada Selasa (11/3/2026) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kemungkinan bencana.
Simulasi ini juga memperagakan metode evakuasi yang dinilai efektif untuk penanganan bencana di wilayah sulit dijangkau melalui jalur darat, seperti banjir bandang, tanah longsor, maupun kejadian darurat di wilayah perairan.
Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana, Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsekal Pertama A.F. Picaulima, serta Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana, mengatakan latihan ini penting untuk memastikan kesiapan tim SAR dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat.
“Simulasi ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan kesiapan tim dalam melakukan evakuasi, khususnya menggunakan metode evakuasi medis udara pada kondisi bencana yang sulit dijangkau,” ujar Desiana.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menilai kolaborasi antara Basarnas dan BPBD menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana di daerah. (bonz)















