megaswaranews.com, Bogor — Lima wisatawan asal Bogor terjebak di Curug Seribu, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, setelah debit air tiba-tiba membesar. Kondisi itu membuat mereka tidak bisa menyeberangi aliran sungai hingga Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor datang melakukan penyelamatan selama hampir satu jam (05/12/25).
Kelima wisatawan, empat perempuan dan satu anak-anak, saat itu sedang berendam di Curug Seribu, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan. Debit air mendadak naik pada Kamis siang dan membuat mereka panik karena tidak dapat kembali ke jalur aman.
Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor langsung menuju lokasi dan menilai kondisi arus yang masih deras. Petugas sempat menunggu hingga debit air menurun agar proses evakuasi berlangsung aman. Upaya penyelamatan memakan waktu hampir satu jam.
Petugas juga harus menuruni ratusan anak tangga sebelum mencapai titik wisatawan terjebak. Seluruh korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim gabungan.
Dhafi Atala dari Rescue Damkar Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa medan di sekitar curug cukup menyulitkan petugas. Sementara itu, Iin, salah satu wisatawan, mengaku kaget dan panik saat melihat aliran air yang tiba-tiba membesar.
Tim Rescue meminta seluruh wisatawan untuk lebih memperhatikan cuaca, karena curah hujan tinggi dapat memicu peningkatan debit air secara mendadak dan membahayakan pengunjung.
(mande)





















