megaswaranews.com, Bogor — Seorang perempuan bernama Aminah (54), warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, meninggal dunia setelah tertimpa dinding penahan tanah (DPT) yang ambrol di sekitar rumahnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Saat kejadian, korban diketahui tengah berada di teras rumah yang berdekatan dengan jalan setapak dan tebingan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban tertimpa material bangunan saat sedang beraktivitas di luar rumah.

“Korban atas nama Ibu Aminah, usia 54 tahun, dinyatakan meninggal dunia. Saat ini asesmen masih dilakukan oleh Pusdalops BPBD,” kata Dimas, Kamis 29 Januarin2026.
Menurut informasi keterangan dari saksi, korban diduga sedang melakukan aktivitas ringan, seperti mengambil jemuran atau keperluan rumah tangga lainnya, ketika struktur penahan tanah di dekat rumahnya tiba-tiba runtuh.
“Sekitar waktu Magrib korban berada di teras. Lokasinya memang berdampingan dengan tebing. Tiba-tiba dinding penahan tanah tersebut ambrol dan menimpa korban,” ujarnya.
Pasca kejadian, BPBD Kota Bogor bersama unsur terkait langsung melakukan evakuasi korban, serta asesmen kondisi tanah dan bangunan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
Hingga kini, penyebab pasti runtuhnya dinding penahan tanah tersebut masih dalam penyelidikan. Warga di sekitar lokasi diminta tetap waspada, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Bogor. (Wawan)




















