megaswaranews.com, Bogor – Insiden tragis yang merenggut nyawa Agus Hari Nulyana, operator alat berat penarik sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Senin (11/8), mendorong Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, untuk langsung meninjau lokasi kejadian.
Pada Selasa (12/8) pagi, Ade Ruhandi—yang akrab disapa Jaro Ade—mengunjungi TPA Galuga dan berdialog langsung dengan para operator alat berat, pemulung, serta warga yang setiap hari beraktivitas di lokasi tersebut.
Dalam kunjungannya, Jaro Ade menyerap berbagai aspirasi warga. Mereka meminta pemerintah menambah alat berat, memperbaiki alat yang rusak, menyediakan alat pelindung diri, menambah penerangan, serta memasang sirine sebagai tanda bahaya.
“Kami sudah mendengarkan langsung aspirasi mereka. Semoga semua permintaan ini segera kami tindak lanjuti,” ujar Jaro Ade melalui akun Facebook pribadinya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat kerja sama dalam mengelola TPA Galuga, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Kami minta semua pekerja mengutamakan keselamatan. Jangan sampai musibah seperti ini terjadi kembali,” tegasnya.
Agus Hari Nulyana meninggal dunia saat menjalankan tugasnya sebagai operator alat berat di TPA Galuga. Peristiwa ini memperlihatkan besarnya risiko pekerjaan di area pembuangan sampah dan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat.




















