megaswaranews.com, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 30 Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) menggerakkan Ibu-ibu PKK Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. ini berlangsung di Majelis Nurusshobah Selasa (12/8/25)
Dalam workshop dan pelatihan tersebut, para mahasiswa secara aktif membimbing Ibu-ibu RW 04 mengubah minyak jelantah yang biasanya dibuang atau disimpan begitu saja menjadi produk bernilai ekonomi. Mereka menekankan pentingnya mengelola limbah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan, seperti air dan tanah, yang pada akhirnya dapat merusak ekosistem.
Perwakilan mahasiswa KKN, Alfi Amaliyah, menegaskan bahwa lilin aromaterapi hasil olahan minyak jelantah bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai jual.
“Jika diolah menjadi lilin aromaterapi, minyak jelantah bisa menjadi produk bernilai jual tinggi,” ujarnya.
Tim OVOP (One Village One Program) dari KKN UIKA Kelompok 30 memandu langsung proses pembuatan lilin aromaterapi. Melalui kegiatan ini, mereka berharap para peserta tidak hanya memahami cara mendaur ulang minyak jelantah, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi peluang usaha (mande)





















