megaswaranews.com,Serang-Dalam upaya mencegah meningkatnya kasus perundungan di lingkungan pendidikan, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Serang memberikan edukasi kepada para santri Pondok Pesantren Modern Baitul Ulum. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Komnas PA Kabupaten Serang, Kuratu Akyun, menjelaskan bahwa kasus perundungan di wilayah Serang mengalami kenaikan setiap tahunnya. Karena itu, pihaknya gencar memberikan pemahaman langsung kepada para santri agar tidak melakukan maupun membiarkan terjadinya perundungan di lingkungan pesantren.
“Kasus perundungan ini terus naik setiap tahun. Dampaknya sangat serius bagi psikologis anak dan bisa menghambat tumbuh kembang mereka. Karena itu kami melakukan edukasi secara masif di sekolah dan pesantren,” ujar Kuratu.
Ia menambahkan bahwa Komnas PA menargetkan edukasi serupa akan dilakukan di 76 sekolah dan pondok pesantren yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Serang. Tujuannya agar seluruh satuan pendidikan dapat menjadi lingkungan yang aman dan bebas dari tindakan perundungan.
“Kami ingin seluruh anak di Kabupaten Serang terlindungi dan tumbuh di lingkungan yang sehat, karena ini selaras dengan visi peningkatan kualitas SDM yang menjadi fokus pemerintah menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, salah satu santri, Faerilin Nova Anggrainii, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut edukasi ini membuka wawasannya mengenai pentingnya mencegah dan melawan perundungan.
“Saya jadi lebih paham apa itu bullying dan bagaimana cara mencegahnya. Ini penting supaya di pesantren kami tidak ada lagi perundungan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan generasi muda.
(MELAN)
[17/11, 10.13] Ray Sumari New: Hiburan Kesenian Sunda Meriahkan Akhir Pekan,Di Taman Heulang Bogor
Megaswaranews.com,Kota Bovor-Untuk menambah daya tarik bagi para pengunjung, Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Heulang bersama komunitas Sahabat Sahajo menggandeng sejumlah budayawan Kota Bogor untuk menampilkan kesenian Sunda di kawasan Taman Heulang, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Minggu pagi (17/11/2025).
Pagelaran seni tradisional tersebut berlangsung meriah dan berhasil menarik perhatian para pengunjung yang memadati area taman. Selain menjadi ruang terbuka untuk olahraga, Taman Heulang kini juga menjadi salah satu pusat rekreasi dan kuliner yang ramai dikunjungi warga, terutama pada akhir pekan.
Pengurus Sahabat Sahajo sekaligus Paguyuban PKL Taman Heulang, Deny Yudiana, mengatakan bahwa kawasan tersebut semakin berkembang menjadi sentra aktivitas warga, mulai dari olahraga, rekreasi, hingga wisata kuliner.
“Setiap akhir pekan jumlah pengunjung terus meningkat. Banyak warga datang untuk olahraga, rekreasi keluarga, sekaligus menikmati jajanan UMKM yang harganya terjangkau,” ujar Deny.
Untuk terus menambah daya tarik kawasan, pihaknya bersama para budayawan menampilkan kesenian Sunda seperti musik tradisional dan tari-tarian.
“Kami ingin memberikan hiburan yang positif bagi pengunjung. Selain kesenian Sunda, ke depan kami juga akan menghadirkan musisi jalanan agar suasana Taman Heulang semakin hidup dan menghibur,” tambahnya.
Deny berharap kolaborasi ini dapat menjadi agenda rutin serta mendorong peningkatan ekonomi para pelaku UMKM di sekitar kawasan.
“Harapannya tentu dapat menggerakkan ekonomi PKL dan terus menjaga Taman Heulang sebagai ruang publik yang nyaman untuk warga,” katanya.
(SUHANDA)
[17/11, 10.43] Ray Sumari New: Upaya Jaga Keamanan Lingkungan,Linmas Lakukan Patroli Rutin di Kecamatan Megamendung
Megaswaranews.com,Megamendung-Satuan Linmas Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, turut dilibatkan dalam patroli gabungan bersama pihak kepolisian dan pemerintah desa pada Senin (17/11/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di tiga desa yang berada dalam wilayah Megamendungan.
Patroli dilakukan pada malam hari dengan menyasar sejumlah titik rawan tindak kriminalitas. Keterlibatan Linmas dalam kegiatan ini disambut antusias oleh para anggotanya, mengingat peran mereka yang semakin diperkuat dalam menjaga keamanan wilayah.
Salah satu anggota Linmas Desa Sukaresmi, Iman, mengungkapkan rasa senangnya bisa terlibat langsung dalam patroli tersebut.
“Kami senang bisa ikut serta dalam kegiatan patroli malam ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut supaya wilayah kami tetap aman dan kondusif,” ujar Iman.
Kehadiran Linmas dalam patroli gabungan dinilai memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Patroli ini rencananya akan terus digelar secara rutin untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga (Wawan)





















