megaswaranews.com, Cibungbulang – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengerahkan sekitar 600 personel untuk membantu penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Fokus penanganan pada hari ketiga diarahkan pada proses pendinginan dan pemastian seluruh titik api serta bara di dalam tumpukan sampah dapat dipadamkan.
Rudy turun langsung memantau penanganan kebakaran sekaligus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup melalui Direktur Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Ardyanto Nugroho, untuk memperkuat langkah penanganan di lapangan.
Menurut Rudy, koordinasi lintas instansi diperlukan agar seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja secara terpadu, terutama dalam menangani kebakaran di area pengelolaan sampah yang melayani Kota Bogor.
“Hari ini saya bersama jajaran Pemkab Bogor menyampaikan kondisi terkini kebakaran TPA Galuga kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Saat ini kita fokus pada pendinginan. Ini bukan persoalan Kabupaten atau Kota Bogor, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Rudy.
Sekitar 600 personel dari Kabupaten Bogor dikerahkan, termasuk jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur terkait lainnya.
Personel beserta peralatan pendukung bekerja bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan, khususnya di area pengelolaan sampah yang melayani wilayah Kota Bogor.
Rudy menegaskan, penanganan kebakaran di TPA membutuhkan kehati-hatian karena bara api dapat bertahan di bagian dalam tumpukan sampah meskipun kondisi permukaan terlihat telah padam.
Karena itu, tim di lapangan diminta memastikan titik-titik panas yang terdeteksi dapat ditangani hingga kondisi benar-benar aman. Langkah tersebut penting untuk mencegah bara kembali memicu kebakaran.
“Kita bergerak bersama. Mudah-mudahan seluruh titik api segera tertangani dan aktivitas pengelolaan sampah kembali aman. Yang paling penting, kita jaga lingkungan, kesehatan, dan keselamatan seluruh petugas yang bekerja di lapangan,” tegasnya.
Rudy juga mengajak pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh unsur terkait untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan kebakaran TPA Galuga. Menurutnya, persoalan sampah dan lingkungan tidak dapat dibatasi oleh wilayah administratif sehingga membutuhkan keterlibatan bersama.
“Kita tidak bicara Kabupaten atau Kota Bogor. Ini tanggung jawab kita bersama. Mari saling menguatkan dan memastikan penanganan ini berjalan sampai tuntas,” pungkas Rudy.















