Berita Utama
Kapolsek Dramaga Pimpin Penggerebegan Penjual Tramadol, 2 Tsk Diamankan Beserta Barang Bukti - 16/04/2026Hati-Hati Parkir Mobil Di Bawah Pohon Saat Hujan Deras - 15/04/2026Akses Jalan Warga Parakan Terganggu Proyek KRI, Pengembang Terancam Dibongkar Paksa - 15/04/2026Microscope Cabinet Lab BIO 2 IPB Hilang, Kapolsek Dramaga : Tim Masih Pendalaman - 14/04/2026MUI Kota Sukabumi Ajak Warga Hormati Perbedaan, Perkuat Persatuan Lewat Halal Bihal - 10/04/2026
Senin, April 20, 2026
megaswaranews
live
  • Beranda
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
    Momentum Halal bihalal DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Ungkap begini 

    Momentum Halal bihalal DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Ungkap begini 

    Ketua DPRD Minta Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan Di Lingkungan ASN Kabupaten Bogor

    Ketua DPRD Minta Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan Di Lingkungan ASN Kabupaten Bogor

    DPRD Kota Sukabumi Setujui Raperda Peternakan, Bahas LKPJ Wali Kota 2025 dan Perubahan PD Waluya

    DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Empat Agenda Strategis Dibahas : Apa Saja ?

    Survei Kepuasan Warga Kota Bogor terhadap walikota dan wakil walikota 2026

    Satu Tahun Pimpin Kota Bogor, 48,56 % Responden Nyatakan Puas

    Pemerintah Perketat Penegakan Hukum Lingkungan, Kepala Daerah Bisa Di Pidana Jika Abai

    Pemerintah Perketat Penegakan Hukum Lingkungan, Kepala Daerah Bisa Di Pidana Jika Abai

    Pilkada dipilih DPR

    Wacana Pilkada Melalui DPRD, Begini Tanggapan Pius Lustrilanang

    Trending Tags

    • Market Stories
    • Bitcoin
    • Litecoin
    • Harbolnas
    • United Stated
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Pendidikan
No Result
View All Result
megaswaranews
  • Beranda
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
    Momentum Halal bihalal DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Ungkap begini 

    Momentum Halal bihalal DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Ungkap begini 

    Ketua DPRD Minta Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan Di Lingkungan ASN Kabupaten Bogor

    Ketua DPRD Minta Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan Di Lingkungan ASN Kabupaten Bogor

    DPRD Kota Sukabumi Setujui Raperda Peternakan, Bahas LKPJ Wali Kota 2025 dan Perubahan PD Waluya

    DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Empat Agenda Strategis Dibahas : Apa Saja ?

    Survei Kepuasan Warga Kota Bogor terhadap walikota dan wakil walikota 2026

    Satu Tahun Pimpin Kota Bogor, 48,56 % Responden Nyatakan Puas

    Pemerintah Perketat Penegakan Hukum Lingkungan, Kepala Daerah Bisa Di Pidana Jika Abai

    Pemerintah Perketat Penegakan Hukum Lingkungan, Kepala Daerah Bisa Di Pidana Jika Abai

    Pilkada dipilih DPR

    Wacana Pilkada Melalui DPRD, Begini Tanggapan Pius Lustrilanang

    Trending Tags

    • Market Stories
    • Bitcoin
    • Litecoin
    • Harbolnas
    • United Stated
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Pendidikan
No Result
View All Result
No Result
View All Result
megaswaranews
  • Beranda
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Pendidikan

Raja Tekstil Asia Tenggara (Sritex) Akan Tutup Mulai 1 Maret 2025, Ribuan Karyawan Kena PHK

Pabrik Tekstil Terbesar di Indonesia

Red by Red
28/02/2025
in Nasional
0
Raja Tekstil Asia Tenggara (Sritex) Akan Tutup Mulai 1 Maret 2025, Ribuan Karyawan Kena PHK
12
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on Email

megaswaranews.com,  Solo – Kabar mengejutkan datang dari PT Sri Rejeki Isman (Sritex), yang dilaporkan akan menghentikan operasionalnya pada 1 Maret 2025 mendatang. Ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan tekstil ternama ini akan melaksanakan hari kerja terakhir pada hari ini Jumat (28/2/2025)

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo, Sumarno, mengungkapkan bahwa meskipun besok, Jumat, masih ada sidang terakhir peninjauan kembali di Semarang, hasil dari negosiasi sebelumnya telah menghasilkan kesepakatan. Pemutusan hubungan kerja (PHK) sudah diputuskan pada 26 Februari 2025, dan para pekerja akan tetap bekerja hingga 28 Februari 2025. Namun, mulai 1 Maret, mereka akan berhenti total, dengan tidak ada lagi aktivitas di perusahaan tersebut.

Baca Juga :

Kerap diterpa Isu, Sosok Penceramah Bunda Indah Sebut Gibran Rakabuming Raka Tak Banyak Gimix

Darurat Sampah Nasional, KLH Tegaskan Seluruh TPA Open Dumping akan di Tutup Agustus 2026

Percepat PSEL di Kaltim, Pemerintah Targetkan Sampah Jadi Energi dalam 3 Tahun

Teken Kerjasama PSEL, Pemprov Sulsel Targetkan 2000 Ton Sampah Per Hari Jadi Energi Listrik

Zulhas Sebut 33 Proyek PSEL di 61 Daerah Selesai 2027–2028, “Silahkan Nanti ditagih”

Kabar ini tentu menjadi momen berat bagi karyawan yang telah lama bekerja di Sritex. Banyak yang merasa kecewa dengan keputusan ini, mengingat perusahaan ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu industri besar di kawasan Sukoharjo. Kini, Sritex akan tutup, meninggalkan ribuan orang yang harus mencari pekerjaan baru.

Mengenal PT Sritex

PT Sri Rejeki Isman Tbk atau yang dikenal sebagai Sritex merupakan perusahaan tekstil dan garmen terintegrasi yang berbasis di Sukoharjo, Jawa Tengah. Dengan lebih dari 17 ribu karyawan, Sritex mengoperasikan pabrik besar seluas 70 hektar, menjadikannya salah satu pemain utama dalam industri tekstil nasional dan internasional.

Perusahaan ini fokus pada berbagai lini produksi, termasuk pemintalan, penenunan, pencetakan, pencelupan, dan garmen. Seluruh lini produksi tersebut menjadikan Sritex memiliki kendali penuh atas proses produksinya dari hulu ke hilir. Sebagai perusahaan yang berkembang pesat, Sritex telah membangun reputasi global, khususnya sebagai produsen seragam militer berkualitas tinggi untuk negara-negara anggota NATO dan Jerman. Dengan pengalaman panjang dan pencapaian luar biasa, Sritex juga telah menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2013, yang semakin memperkuat posisi mereka dalam industri tekstil dunia.

PT Sritex dari Masa ke masa

Sritex didirikan pada tahun 1966 oleh HM Lukminto sebagai Usaha Dagang (UD) Sri Rejeki Isman di Pasar Klewer, Solo. Awalnya, perusahaan ini hanya menjual produk tekstil. Namun, dua tahun kemudian, Sritex membuka pabrik cetak pertamanya di Solo yang memproduksi kain putih dan berwarna. Perusahaan terus berkembang, dan pada tahun 1978, Sritex resmi terdaftar sebagai perseroan terbatas di Kementerian Perdagangan dengan nama PT Sri Rejeki Isman. Perkembangan pesat terjadi pada tahun 1982 ketika Sritex mendirikan pabrik tenun pertama yang meningkatkan kapasitas produksinya.

Pada tahun 1992, Sritex memperluas pabrik dengan menambah empat lini produksi dalam satu atap, mencakup pemintalan, penenunan, sentuhan akhir, dan busana. Pada tahun 1994, Sritex dipercaya memproduksi seragam militer untuk NATO dan tentara Jerman, menandai awal ekspansinya ke pasar internasional.

Meski sempat menghadapi tantangan ekonomi, Sritex berhasil bertahan dari krisis moneter tahun 1998 dan 2008, kemudian terus melipatgandakan pertumbuhannya. Dengan tantangan yang semakin besar, Sritex terus berinovasi dan memperluas jangkauannya.

Pada tahun 2013, perusahaan ini secara resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham SRIL. Tahun 2014, Iwan S Lukminto menerima penghargaan sebagai Businessman of the Year dari majalah Forbes Indonesia.

Sritex tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga diakui secara internasional berkat komitmennya terhadap kualitas dan inovasi. Pada tahun 2016, perusahaan ini menerbitkan obligasi global senilai 350 juta dollar Amerika yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja dan potensi pertumbuhan Sritex di masa depan.

 

Tags: pabrik tekstilsolosritexsukoharjo
Previous Post

Apa Itu Hilal, Kapan Bisa Melihatnya ?

Next Post

Komisi XII DPR RI Dukung Langkah Kementerian LH/BPLH Tutup Permanen Praktek Open Dumping

Red

Red

Next Post
Komisi XII DPR RI Dukung Langkah Kementerian LH/BPLH Tutup Permanen Praktek Open Dumping

Komisi XII DPR RI Dukung Langkah Kementerian LH/BPLH Tutup Permanen Praktek Open Dumping

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ayo Dengarkan Radio Megaswara

https://onlineradiobox.com/id/megaswarabogor/?cs=id.megaswarabogor&played=1&lang=en
TEI TEI TEI

Jangan Lewatkan

Dampak Pembangunan Rumah Subsidi, 10 Rumah Warga Sering Terdampak Banjir, Pemdes Neglasari Tagih Janji Pengembang
Peristiwa

Dampak Pembangunan Rumah Subsidi, 10 Rumah Warga Sering Terdampak Banjir, Pemdes Neglasari Tagih Janji Pengembang

19/04/2026
53
Hujan Deras Guyur Ciomas, 3 Desa Terdampak Banjir
Peristiwa

Hujan Deras Guyur Ciomas, 3 Desa Terdampak Banjir

19/04/2026
59
170 Unit Rumah Dari 4 Desa Terdampak Banjir Bandang Cigudeg, 4 Unit Rusak Berat
Peristiwa

170 Unit Rumah Dari 4 Desa Terdampak Banjir Bandang Cigudeg, 4 Unit Rusak Berat

19/04/2026
56
Kerap diterpa Isu, Sosok Penceramah Bunda Indah Sebut Gibran Rakabuming Raka Tak Banyak Gimix
Nasional

Kerap diterpa Isu, Sosok Penceramah Bunda Indah Sebut Gibran Rakabuming Raka Tak Banyak Gimix

19/04/2026
62
Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Tawuran Pelajaran Di Dramaga
Peristiwa

Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Tawuran Pelajaran Di Dramaga

18/04/2026
101
Darurat Sampah Nasional, KLH Tegaskan Seluruh TPA Open Dumping akan di Tutup Agustus 2026
Aksi Bersih

Darurat Sampah Nasional, KLH Tegaskan Seluruh TPA Open Dumping akan di Tutup Agustus 2026

19/04/2026
61

Kategori

  • Aksi Bersih
  • Bandung
  • Banten
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bogor
  • Cirebon
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Kuliner
  • Kulon Progo
  • Lingkungan
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serang
  • Sukabumi
  • wisata
  • Yogyakarta

Rekomendasi Baca

Hama Ulat Teror Petani Jagung Di Bojongkerta Bogor

Hama Ulat Teror Petani Jagung Di Bojongkerta Bogor

07/04/2026
53
Climbing World Cup 2025, Segera Bergulir di Nusa Dua Bali

Climbing World Cup 2025, Segera Bergulir di Nusa Dua Bali

21/04/2025
62

logo megaswaranews

megaswaranews

logo megaswaranews

Portal berita megaswaranews.com merupakan jaringan berita radio megaswara network di 7 kota dan televisi lokal di 3 kota.
Digital News Media Network

  • Redaksi 
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Cyber

Berita Terbaru

  • Dampak Pembangunan Rumah Subsidi, 10 Rumah Warga Sering Terdampak Banjir, Pemdes Neglasari Tagih Janji Pengembang 19/04/2026
  • Hujan Deras Guyur Ciomas, 3 Desa Terdampak Banjir 19/04/2026
  • 170 Unit Rumah Dari 4 Desa Terdampak Banjir Bandang Cigudeg, 4 Unit Rusak Berat 19/04/2026
  • Kerap diterpa Isu, Sosok Penceramah Bunda Indah Sebut Gibran Rakabuming Raka Tak Banyak Gimix 19/04/2026
  • Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Tawuran Pelajaran Di Dramaga 18/04/2026

Recent News

Dampak Pembangunan Rumah Subsidi, 10 Rumah Warga Sering Terdampak Banjir, Pemdes Neglasari Tagih Janji Pengembang

Dampak Pembangunan Rumah Subsidi, 10 Rumah Warga Sering Terdampak Banjir, Pemdes Neglasari Tagih Janji Pengembang

19/04/2026
Hujan Deras Guyur Ciomas, 3 Desa Terdampak Banjir

Hujan Deras Guyur Ciomas, 3 Desa Terdampak Banjir

19/04/2026
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber

© megaswaranews.com 2025 - All right reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live mgstv
  • Live 100,8 FM Bogor
  • Live 96.0 FM Sukabumi
  • Live 91.4 FM Serang
  • LIve 89.8 FM Kuningan
  • Live 92.2 FM Indramayu
  • Live 93.8 FM Kulonprogo
  • Live 94.6 FM Yogyakarta
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi

© megaswaranews.com 2025 - All right reserved .