megaswaranews.com, NANGGUNG – Halaman Markas Koramil 2117 Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali bertransformasi menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda. Untuk kedua kalinya, sejumlah peserta mengikuti latihan pencak silat, sebuah kegiatan yang dirancang khusus untuk menanamkan nilai karakter dan kedisiplinan sejak usia dini.
Komandan Koramil (Danramil) Nanggung, Kapten CBA Syahril, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik biasa, melainkan wujud nyata dukungan TNI Angkatan Darat dalam membina masyarakat, khususnya kalangan remaja dan anak-anak.
“Latihan pencak silat ini tidak dilakukan tanpa alasan. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap pengembangan olahraga sekaligus sarana pembinaan mental dan kepribadian bagi generasi muda,” ujar Syahril saat ditemui, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, program latihan pencak silat di lingkungan Koramil Nanggung telah berjalan selama kurang lebih tujuh bulan. Sejak awal pelaksanaan, antusiasme peserta terus meningkat signifikan, seiring dengan dirasakannya manfaat nyata—baik dalam hal peningkatan kebugaran jasmani maupun pembentukan karakter yang tangguh.
Menurutnya, pencak silat memiliki nilai filosofis yang lebih dalam dibandingkan sekadar aktivitas olahraga. Di dalamnya tersemat nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan tinggi, integritas moral, serta pembentukan kesiapan mental untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Harapan kami, anak-anak yang mengikuti latihan ini tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas. Sejak dini mental mereka dibentuk dengan baik, sehingga di masa depan mereka tidak hanya siap berprestasi, tetapi juga mampu bersaing di berbagai ajang kejuaraan, baik tingkat daerah maupun yang lebih tinggi,” jelasnya.
Syahril juga menekankan bahwa kemajuan pencak silat di wilayah Nanggung tidak bisa berjalan sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi erat dari berbagai pihak. Ia mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh PT Antam dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan pembinaan tersebut. Meski demikian, ia menilai keterlibatan seluruh pemangku kepentingan lainnya masih sangat dibutuhkan agar dampak yang dihasilkan lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami sangat berharap ada dukungan aktif dari unsur Forkopimcam serta para tokoh masyarakat setempat. Pembinaan karakter seperti ini tidak akan maksimal jika hanya dilakukan oleh satu pihak saja,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menilai kegiatan pencak silat dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam mengantisipasi berbagai kasus kenakalan remaja yang belakangan ini menjadi perhatian. Melalui latihan yang dilakukan secara rutin dan terjadwal, generasi muda diarahkan untuk terlibat dalam kegiatan positif yang sekaligus membangun kekuatan fisik dan ketangguhan mental.
“Intinya, pencak silat bukan hanya soal kebugaran atau kemampuan bela diri, tetapi juga sarana mendidik kedisiplinan dan membentengi generasi muda dari pengaruh hal-hal negatif yang merugikan,” pungkas Kapten Syahril.***















