megaswaranews.com, NANGGUNG– Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 akan dilaksanakan dengan mengangkat pusat kegiatan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Menyikapi penetapan tersebut, berbagai persiapan teknis dan administrasi pun mulai dimatangkan oleh pemerintah kecamatan bersama seluruh perangkat desa setempat.
Camat Nanggung, Ae Saepuloh, secara langsung memimpin rapat koordinasi bersama para Kepala Desa se-Kecamatan Nanggung yang digelar di Aula Kantor Kecamatan, Sabtu (9/5/2026). Fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah kesiapan menyeluruh menjelang pelaksanaan rangkaian acara, mulai dari penyusunan personel pelaksana, kuota keterlibatan peserta dari tiap desa, pengaturan rute dan perjalanan, hingga ketersediaan fasilitas penginapan bagi tamu undangan dan perangkat daerah yang hadir. Senin (11/5/2026)
“Persiapan pelaksanaan HJB harus mencakup semuanya, mulai dari penyiapan personel, peserta yang dikirim masing-masing desa, pengaturan perjalanan, termasuk ketersediaan tempat penginapan yang wajib disiapkan dengan baik,” tegas Ae Saepuloh saat memimpin rapat.
Ia juga menambahkan, urusan pemenuhan kebutuhan penginapan nantinya akan dikoordinasikan langsung oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, setelah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Nanggung.
Lebih jauh, Ae mengungkapkan bahwa penunjukan Kecamatan Nanggung, khususnya Desa Malasari, sebagai lokasi pusat peringatan merupakan kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat setempat. Hal ini tidak lepas dari nilai sejarah yang melekat kuat di wilayah tersebut sebagai salah satu cikal bakal berdirinya Kabupaten Bogor.
“Kami merasa sangat bangga dan bahagia karena Nanggung mendapatkan pengakuan sebagai wilayah yang memiliki sejarah penting bagi pembentukan Kabupaten Bogor. Ini adalah penghargaan besar bagi kami semua,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pun telah disusun dengan matang dan akan berpusat di Lapangan Kampung Citalahab, Desa Malasari. Serangkaian acara akan diawali dengan pagelaran seni budaya wayang golek tingkat desa, kemudian dilanjutkan dengan upacara paripurna sebagai puncak kegiatan di lokasi tersebut.
Selain kegiatan utama di Desa Malasari, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menjadwalkan kegiatan ziarah ke makam pahlawan yang berada di kawasan Pondok Rajeg pada tanggal 1 Juni 2026. Adapun puncak peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 secara resmi jatuh pada tanggal 3 Juni 2026.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, menegaskan bahwa keberhasilan peringatan ini sangat bergantung pada sinergitas seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Pernyataan itu disampaikannya saat meninjau kesiapan lokasi di Kantor Desa Malasari, Rabu (6/5/2026).
“Seluruh elemen masyarakat maupun perangkat pemerintahan harus terlibat aktif dan saling mendukung, agar perayaan HJB ke-544 ini berjalan sukses, khidmat, dan memberi dampak positif yang luas bagi masyarakat,” kata Zaenal Ashari.
Menurut Zaenal, pemilihan Desa Malasari sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan yang kuat. Kawasan tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena merupakan titik awal pemerintahan Kabupaten Bogor, yang ditandai dengan masih adanya jejak lokasi pendopo bupati pertama, yaitu masa kepemimpinan Raden Ipik Gandah Manah.
“Malasari adalah cikal bakal Kabupaten Bogor. Melalui perayaan ini, kami ingin kembali mengingatkan sekaligus menghargai jasa dan perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar pemerintahan di wilayah ini,” jelasnya.
Sebagai informasi, Hari Jadi Bogor diperingati setiap tanggal 3 Juni. Penetapan tanggal tersebut merujuk pada peristiwa penobatan Sri Baduga Maharaja atau yang lebih dikenal dengan sebutan Prabu Siliwangi sebagai Raja Kerajaan Sunda di Pakuan Pajajaran pada tahun 1482 Masehi. Penetapan resmi tanggal 3 Juni sebagai Hari Jadi Kabupaten Bogor kemudian disahkan oleh DPRD Kabupaten Bogor pada tanggal 26 Mei 1972.















