megaswaranews.com, CIAMPEA – Pemerintah Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyampaian Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Semester I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang balai desa ini dilaksanakan secara resmi dan dihadiri langsung oleh Camat Ciampea, Yudhi Utomo, S.IP., M.Si., beserta jajarannya, Kepala Desa Tegalwaru, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga masyarakat setempat, pada hari yang telah ditetapkan. Senin (13/7)
Dalam sambutannya, Camat Ciampea, Yudhi Utomo, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Tegalwaru atas terselenggaranya Musdes ini secara transparan dan tepat waktu. Menurutnya, penyampaian laporan realisasi anggaran merupakan wujud nyata dari tanggung jawab dan keterbukaan penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk memantau sekaligus memberikan dukungan agar pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, tertib, akuntabel, serta bermanfaat langsung bagi masyarakat. Setiap rupiah yang masuk ke kas desa harus bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya, dan laporan ini menjadi bukti keterbukaan kita bersama,” ujar Yudhinya
Sementara itu, Kepala Desa Tegalwaru Hj. Nunung Nuriyah, dalam penyampaian laporannya menjelaskan secara rinci mengenai realisasi penggunaan anggaran yang bersumber dari berbagai jenis pendapatan desa, antara lain Dana Desa dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD), Alokasi Dana Desa (ADD)
“Untuk Semester I Tahun Anggaran 2026, penggunaan Dana Desa diarahkan pada berbagai sektor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu alokasi terbesar berasal dari Dana Desa Bidang Pembangunan Infrastruktur, antara lain untuk pembukaan jalan-jalan desa yang selama ini menjadi harapan warga. Jalan yang dibuka dan diperbaiki akan memperlancar akses transportasi warga, terutama untuk menyalurkan hasil pertanian ke pasar sekaligus mempermudah mobilitas sehari-hari,” jelas Kepala Desa.
Selain pembukaan dan perbaikan jalan, Dana Desa juga digunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan sarana umum lainnya, peningkatan sarana air bersih, penunjang kegiatan pendidikan dan kesehatan dasar di desa, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, sumber pendapatan dari BHPRD dialokasikan untuk mendukung operasional pemerintahan desa, pemeliharaan sarana dan prasarana yang sudah ada, serta kegiatan sosial kemasyarakatan seperti bantuan bagi warga kurang mampu, kegiatan keagamaan, dan peningkatan kesejahteraan perangkat desa.
Kepala Desa juga menyampaikan rincian persentase realisasi anggaran yang telah terealisasi hingga pertengahan tahun ini, serta kendala-kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga rencana penggunaan anggaran di semester kedua dapat disusun lebih tepat sasaran dan efisien.
Dalam sesi tanya jawab, perwakilan warga dan anggota BPD juga memberikan tanggapan positif sekaligus saran agar pembangunan dapat merata hingga ke wilayah dusun-dusun yang lebih jauh dari pusat desa. Masyarakat berharap agar pembangunan yang telah direncanakan dapat diselesaikan sesuai jadwal dan kualitas yang terjaga.
Acara Musdes ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Semua peserta menyepakati dan menerima laporan realisasi APBDes Semester I Tahun Anggaran 2026 tersebut dengan harapan pengelolaan keuangan desa ke depannya akan semakin baik, semakin transparan, dan membawa manfaat yang semakin besar bagi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga Desa Tegalwaru. (manabd)















