megaswaranews.com, BOGOR – Makam Raden Saleh Syarif Bustaman di Jalan Raden Saleh, Kelurahan Empang, Kota Bogor, menjadi penanda penting sejarah seni rupa Indonesia. Raden Saleh wafat pada 23 April 1880 dan masyarakat terus merawat makamnya sebagai warisan sejarah dan budaya.
Raden Saleh menembus dunia seni Eropa sebagai pelukis pribumi Nusantara pada abad ke-19. Ia memperkenalkan seni lukis Nusantara melalui berbagai karya, termasuk lukisan bertema perburuan dan potret tokoh yang mendapat perhatian di kalangan seni Eropa.
Juru Pelihara Makam Raden Saleh, Sandra Viana, mengatakan makam tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya penting bagi Kota Bogor serta Indonesia. ”Keberadaan makam Raden Saleh memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting, tidak hanya bagi Kota Bogor, tetapi juga bagi perkembangan seni rupa Indonesia,” ujar Sandra.
Selain mengenang tempat peristirahatan terakhir Raden Saleh, masyarakat memanfaatkan makam tersebut untuk mengenang kontribusinya terhadap perkembangan seni rupa Indonesia. Raden Saleh juga menunjukkan bahwa seni dapat memperkenalkan identitas dan budaya Nusantara kepada dunia.
Hingga kini, masyarakat terus menjaga makam Raden Saleh sebagai warisan sejarah dan budaya. Keberadaan makam tersebut diharapkan membantu generasi muda mengenal sosok dan warisan maestro seni rupa Indonesia.
(Topan)















