Desa Mekarjaya memiliki wilayah perbukitan, jalur sungai, dan rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan. Cuaca ekstrem beberapa tahun terakhir semakin meningkatkan risiko bencana. Kondisi ini membuat warga perlu memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan tinggi.
Selain memberi edukasi, mahasiswa KKN juga memasang plang jalur evakuasi di beberapa titik dusun. Plang ini menjadi penunjuk arah warga menuju titik kumpul aman saat bencana, sehingga evakuasi bisa berjalan cepat dan tertib.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kabandungan, Nurdin Shopian. Ia menyampaikan materi secara interaktif menggunakan gambar dan simulasi sederhana. Nurdin menjelaskan jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di Mekarjaya, tanda-tanda peringatan dini, serta langkah cepat untuk mengurangi korban dan kerugian.
“Edukasi seperti ini sangat bermanfaat. Warga jadi tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah bencana. Kehadiran mahasiswa KKN membantu kami menyebarkan informasi ke desa-desa,” ujar Nurdin.
Kepala Desa Mekarjaya, Soleh Komarudin, juga mengapresiasi kegiatan ini. “Warga kami kini lebih sadar pentingnya kesiapsiagaan. Materi mudah dipahami, simulasi membuat mereka langsung bisa praktik, dan plang evakuasi sangat membantu saat darurat,” ujarnya.
Ketua KKN Kelompok 21, Reiza Fandia Arrasyid, menjelaskan tujuan kegiatan ini. “Kami ingin pengetahuan warga tentang mitigasi bencana semakin kuat. Kegiatan ini kami lengkapi dengan latihan dan fasilitas pendukung seperti plang evakuasi, agar warga siap bersama menghadapi bencana,” katanya.
Dengan antusiasme warga dan dukungan perangkat desa, kegiatan ini menjadi langkah awal membangun Desa Mekarjaya sebagai desa siaga bencana. (Yoga)




















