megaswaranews.com, DRAMAGA — Pasca terjadinya dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dan seorang guru usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis siang, penanganan terus dilakukan di Puskesmas Dramaga Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Hingga Jumat pagi (7/8), kondisi para korban dilaporkan mulai berangsur membaik, meskipun masih ada siswa yang datang secara bertahap untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Kepala Puskesmas Dramaga, dr. Liza Restiana, menyampaikan bahwa dari 25 pasien yang tercatat menjalani penanganan pada Kamis malam, secara umum kondisinya kini terus membaik. Sebagian besar berada dalam kondisi ringan hingga sedang. Beberapa orang telah diperbolehkan pulang, namun di saat yang sama masih ada siswa yang datang kembali maupun baru datang dengan keluhan pusing, mual, hingga muntah pasca mengonsumsi makanan bergizi gratis yang dibagikan siang sebelumnya.
“Sekarang kondisi pasien sudah mulai membaik, ada yang ringan dan sedang. Semalam sudah ada yang pulang, namun tadi pagi masih ada yang datang lagi. Data jumlah pastinya belum dapat dipastikan karena terus berubah secara berkala,” ungkapnya
Kedatangan puluhan siswa secara bergantian membuat pihak Puskesmas Dramaga terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan berkala, baik terhadap mereka yang masih dalam pemantauan maupun yang baru datang melaporkan keluhan. Pihak puskesmas tetap bersiaga dan memastikan setiap siswa yang datang mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Keluhan yang dialami para siswa secara umum berupa pusing, mual, dan muntah. Hingga saat ini belum ada pasien yang berada dalam kondisi kritis atau harus dirujuk ke rumah sakit. Pihak berwenang masih terus menelusuri penyebab pasti dari kejadian ini, termasuk menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang diperkirakan akan diketahui dalam beberapa hari ke depan. (manabd)















