Berita Utama
Jelang Ramadhan, Seluruh Pemda Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok - 20/01/202618 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat - 20/01/2026Dampak Banjir, 220 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Mengalami Gagal Panen - 13/01/2026Longsor Terjang Jalur Nyalindung – Purabaya, Landmark Jabar Istimewa Ambruk, - 11/01/2026AS Klaim Libatkan Pesawat Buatan Indonesia Dalam Operasi Senyap di Venezuela ? - 08/01/2026
Kamis, Januari 22, 2026
megaswaranews
  • Beranda
  • megaswara
    • All
    • Banten
    • Bogor
    • Cirebon
    • megapolitan
    • Peristiwa
    • Sukabumi
    • wisata
    • Yogyakarta
    Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

    Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

    Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung

    Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung

    Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan Jeniferke Jepang

    Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan “Jenifer” ke Jepang

    Dua Wisatawan Asal Bogor Hilang Di Pantai Sunset Cisolok, Satu Ditemukan Kondisi MD

    Dua Wisatawan Asal Bogor Hilang Di Pantai Sunset Cisolok, Satu Ditemukan Kondisi MD

    18 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat

    18 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat

    Satpol PP Kota Bogor Pindah, Gedung Eks Imigrasi Jadi Markas Baru

    Satpol PP Kota Bogor Pindah, Gedung Eks Imigrasi Jadi Markas Baru

    Trending Tags

    • Bitcoin
    • Champions League
    • Explore Bali
    • Golden Globes 2018
    • Grammy Awards
    • Harbolnas
    • Bogor
    • Sukabumi
    • Serang
    • Kuningan
    • Kulonprogo
    • indramayu
    • Kotaperak
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
    Pilkada dipilih DPR

    Wacana Pilkada Melalui DPRD, Begini Tanggapan Pius Lustrilanang

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lelang Barang Pribadi Bantu Korban Bencana Sumatera

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lelang Barang Pribadi Bantu Korban Bencana Sumatera

    Presiden Trump Tangkap Paksa Presiden Venezuel

    Trump Tangkap Paksa Presiden Venezuela ! Begini Tanggapan Indonesia

    Indonesia Gawangi Sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    Indonesia Gawangi Sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    berita tentang KUHP baru

    Kodifikasi Kekuasaan : KUHP Baru dan Bayang-Bayang Negara Moral

    Pemkot Sukabumi : Program 12PAS Terus Berlanjut, Ayep Zaki : Program Solidaritas Sosial

    Pemkot Sukabumi : Program 12PAS Terus Berlanjut, Ayep Zaki : Program Solidaritas Sosial

    Trending Tags

    • Market Stories
    • Bitcoin
    • Litecoin
    • Harbolnas
    • United Stated
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Pendidikan
No Result
View All Result
megaswaranews
  • Beranda
  • megaswara
    • All
    • Banten
    • Bogor
    • Cirebon
    • megapolitan
    • Peristiwa
    • Sukabumi
    • wisata
    • Yogyakarta
    Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

    Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

    Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung

    Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung

    Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan Jeniferke Jepang

    Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan “Jenifer” ke Jepang

    Dua Wisatawan Asal Bogor Hilang Di Pantai Sunset Cisolok, Satu Ditemukan Kondisi MD

    Dua Wisatawan Asal Bogor Hilang Di Pantai Sunset Cisolok, Satu Ditemukan Kondisi MD

    18 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat

    18 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat

    Satpol PP Kota Bogor Pindah, Gedung Eks Imigrasi Jadi Markas Baru

    Satpol PP Kota Bogor Pindah, Gedung Eks Imigrasi Jadi Markas Baru

    Trending Tags

    • Bitcoin
    • Champions League
    • Explore Bali
    • Golden Globes 2018
    • Grammy Awards
    • Harbolnas
    • Bogor
    • Sukabumi
    • Serang
    • Kuningan
    • Kulonprogo
    • indramayu
    • Kotaperak
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
    Pilkada dipilih DPR

    Wacana Pilkada Melalui DPRD, Begini Tanggapan Pius Lustrilanang

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lelang Barang Pribadi Bantu Korban Bencana Sumatera

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lelang Barang Pribadi Bantu Korban Bencana Sumatera

    Presiden Trump Tangkap Paksa Presiden Venezuel

    Trump Tangkap Paksa Presiden Venezuela ! Begini Tanggapan Indonesia

    Indonesia Gawangi Sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    Indonesia Gawangi Sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    berita tentang KUHP baru

    Kodifikasi Kekuasaan : KUHP Baru dan Bayang-Bayang Negara Moral

    Pemkot Sukabumi : Program 12PAS Terus Berlanjut, Ayep Zaki : Program Solidaritas Sosial

    Pemkot Sukabumi : Program 12PAS Terus Berlanjut, Ayep Zaki : Program Solidaritas Sosial

    Trending Tags

    • Market Stories
    • Bitcoin
    • Litecoin
    • Harbolnas
    • United Stated
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Pendidikan
No Result
View All Result
megaswaranews

KDM Larang Tanam Sawit di Jabar, Pengamat IPB Tanggapi Begini

Red by Red
05/01/2026
in Nasional, Politik, Sukabumi
0
KDM Larang Tanam Sawit di Jabar, Pengamat IPB Tanggapi Begini
19
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on Email

megaswaranews.com – Sukabumi, – Pengamat sekaligus Dosen Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB University), Prima Gandhi menanggapi secara serius terkait Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK tentang adanya Larangan Penanaman Kelapa Sawit di Seluruh Wilayah Jawa Barat. Sabtu, (03/01/2026).

Baca Juga :

KLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra

Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan “Jenifer” ke Jepang

Presiden Prabowo Tampil di WEF 2026, Sejajar Pemimpin Global

Dua Wisatawan Asal Bogor Hilang Di Pantai Sunset Cisolok, Satu Ditemukan Kondisi MD

Jalan Utama Menuju Ibu Kota Kabupaten Sukabumi Rusak dan Berlubang

Dimana dalam surat edaran itu, ditegaskan bahwa arah pengembangan komoditas perkebunan di provinsi ini harus selaras dengan daya dukung dan kondisi agroekologis daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai kelapa sawit tidak sesuai dengan karakter lingkungan setempat yang berfungsi penting sebagai kawasan resapan air dan penopang ekosistem wilayah metropolitan Jabodetabek.

Secara normatif, kebijakan ini dapat dibaca sebagai upaya memperkuat visi pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah. Dengan topografi yang berbukit, sumber daya air yang vital, serta tekanan konversi lahan akibat urbanisasi, pembatasan ekspansi sawit tampak rasional sebagai langkah pencegahan degradasi lahan dan krisis hidrologis.

Namun, dalam praktiknya, kebijakan tersebut menuntut proses transisi ekonomi dan sosial yang lebih transparan, ilmiah, dan inklusif agar tidak menimbulkan ketimpangan baru di tingkat lokal, “ujar Prima Gandhi kepada megaswaranews.com saat di konfirmasi via seluler, pada Sabtu siang (3/1).

Ia menjelaskan, bahwa secara ekologis, larangan penanaman sawit patut diapresiasi mengingat karakter tanaman ini cenderung menguras cadangan air tanah dan mengubah keseimbangan ekosistem. “Di Jawa Barat, wilayah dengan fungsi hidrologis strategis seperti Bogor dan Sukabumi akan sangat rentan terhadap dampak tersebut, “bebernya.

Kendati demikian, ia menyebutkan krisis ekologis di Jawa Barat tidak bersifat homogen, melainkan kondisi lingkungan di wilayah utara, tengah, selatan, barat, dan timur memiliki karakter yang berbeda dan menuntut pendekatan kebijakan yang adaptif, bukan seragam.

Dijelaskan Prima, “kebijakan ini membuka peluang untuk merancang ulang portofolio komoditas unggulan berbasis potensi lokal, seperti kopi, teh, pala, kakao, atau tanaman obat yang lebih cocok secara agroklimat sekaligus memiliki prospek nilai tambah ekspor.

Hal ini diversifikasi ini berpotensi menciptakan identitas baru perkebunan Jawa Barat yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemandirian petani. Namun, pelarangan tanpa peta jalan transisi yang jelas justru berisiko menimbulkan persoalan sosial ekonomi baru, “imbuhnya.

Diketahui, banyak petani rakyat dan pelaku usaha yang telah berinvestasi pada sawit dengan pertimbangan historis dan pasar.

Pemerintah perlu memastikan dukungan konkret berupa kompensasi, pembiayaan hijau, transfer teknologi, serta jaminan akses pasar untuk komoditas alternatif. Jika tidak, kebijakan ekologis ini bisa berubah menjadi beban ekonomi bagi masyarakat yang seharusnya dilindungi, “tegas Prima.

Selain itu, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada tata kelola implementasinya. Evaluasi terhadap izin perkebunan eksisting menunjukkan adanya tumpang tindih regulasi dan lemahnya koordinasi antar-instansi di daerah. Potensi sengketa hukum atau gugatan kompensasi dari perusahaan pemilik izin sah perlu diantisipasi lewat mekanisme negosiasi yang adil dan terbuka.

Ia menyebutkan, pelibatan media massa menjadi krusial. Media dapat berfungsi sebagai jembatan komunikasi publik yang meningkatkan transparansi, membangun kesadaran ekologis, dan mengawal akuntabilitas kebijakan.

Pemerintah daerah perlu menggandeng media untuk menyosialisasikan peta transisi komoditas, publikasi data izin perkebunan, serta membuka ruang dialog dengan masyarakat dan pelaku usaha secara terbuka.

“Kolaborasi pemerintah, media, akademisi, dan masyarakat sipil akan memperkuat trust publik serta menghindari persepsi bahwa kebijakan ini bersifat elitis atau sepihak, ungkapnya.

Dengan demikian, larangan penanaman sawit di Jawa Barat jangan hanya dipahami sebagai instrumen ekologis, melainkan sebagai uji kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola transisi menuju ekonomi hijau secara adil, transparan, dan partisipatif.

Kebijakan ini akan bermakna bila dilaksanakan dengan dasar ilmiah yang kuat, dukungan sosial-ekonomi yang memadai, dan pengawasan publik yang aktif melalui media dan lembaga masyarakat. “Pungkasnya.(Lison)

Tags: deforestasiJawa barat larang sawitKebun sawit
Previous Post

Peringati Ke 65Th. kantor Jasaraharja Cabang Sukabumi Gelar Doa Bersama

Next Post

DPRD Banten Ingatkan ASN Tak Bolos Usai Libur Tahun Baru

Red

Red

Next Post
DPRD Banten Ingatkan ASN Tak Bolos Usai Libur Tahun Baru

DPRD Banten Ingatkan ASN Tak Bolos Usai Libur Tahun Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ayo Dengarkan Radio Megaswara

https://onlineradiobox.com/id/megaswarabogor/?cs=id.megaswarabogor&played=1&lang=en
TEI TEI TEI

Jangan Lewatkan

KLH dukung Keputusan PResiden RI tutup 28 perusahaan pelanggar lingkungan hidup
Nasional

KLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra

21/01/2026
Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?
Bisnis

Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

21/01/2026
Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung
Bogor

Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung

21/01/2026
Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan Jeniferke Jepang
Bogor

Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan “Jenifer” ke Jepang

20/01/2026
Tomsi Tohir - Sekjen Kemendagri
Berita Utama

Jelang Ramadhan, Seluruh Pemda Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

20/01/2026
Presiden Prabowo Tampil di WEF 2026, Sejajar Pemimpin Global
Internasional

Presiden Prabowo Tampil di WEF 2026, Sejajar Pemimpin Global

20/01/2026

Kategori

  • Banten
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bogor
  • Cirebon
  • Internasional
  • megapolitan
  • megaswara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serang
  • Sukabumi
  • wisata
  • Yogyakarta

Rekomendasi Baca

demo mahasiswa GMNI sukabumi tuntut pemkot hentikan nepotisme

Mahasiswa GMNI Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tuntut Hentikan Nepotisme di Pemerintahan Kota

22/08/2025
Antisipasi Keracunan, Guru di Bogor Cicipi Makanan Gratis Sebelum Dibagikan

Antisipasi Keracunan, Guru di Bogor Cicipi Makanan Gratis Sebelum Dibagikan

24/09/2025

logo megaswaranews

megaswaranews

logo megaswaranews

Portal berita megaswaranews.com merupakan jaringan berita radio megaswara network di 7 kota dan televisi lokal di 3 kota.
Digital News Media Network

  • Redaksi 
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Cyber

Berita Terbaru

  • KLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra 21/01/2026
  • Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ? 21/01/2026
  • Ketahanan Pangan Jadi Penggerak Ekonomi dan Usaha Pemuda di Kalong Liud Kec Nanggung 21/01/2026
  • Konservasi Orangutan, Indonesia Kirimkan “Jenifer” ke Jepang 20/01/2026
  • Jelang Ramadhan, Seluruh Pemda Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok 20/01/2026

Recent News

KLH dukung Keputusan PResiden RI tutup 28 perusahaan pelanggar lingkungan hidup

KLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra

21/01/2026
Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

Menikmati Sensasi Durian Khas Jonggol, Apa Cirinya ?

21/01/2026
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Cyber

© megaswaranews.com 2025 - All right reserved .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Streaming 100,8 FM megaswara
  • Hubungi Kami
  • mgstv
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • megaswara

© megaswaranews.com 2025 - All right reserved .