megaswaranews.com, Jakarta – Indonesia resmi dipilih oleh negara-negara anggota Asia-Pacific Group (APG) untuk dinominasikan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) tahun 2026.
Indonesia hari ini, kembali mengukuhkan posisinya di panggung diplomasi internasional. Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto, mengonfirmasi bahwa Indonesia akan secara resmi ditetapkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2026.
Penetapan ini mencerminkan kepercayaan negara-negara di kawasan Asia Pasifik terhadap peran dan kepemimpinan Indonesia dalam memajukan agenda hak asasi manusia di tingkat global.
Keputusan bersejarah ini dijadwalkan akan disahkan dalam sidang di Jenewa, Swiss, pada Rabu, 8 Januari 2026 mendatang. WAMEN HAM menyebutkan, pada akhir bulan lalu, bahwa Indonesia sudah mendapatkan menjadi Presiden Dewan HAM.
“Adapun penetapannya akan dilakukan tanggal 8 Januari ini di Jenewa,” ujar Mugiyanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Mugiyanto menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang solid antara Kementerian HAM dengan berbagai kementerian serta lembaga terkait lainnya.
Terpilihnya Indonesia juga mendapatkan dukungan internasional yang kuat, termasuk dukungan dari negara-negara besar seperti China, yang sebelumnya telah menyatakan sokongannya terhadap pencalonan Indonesia sebagai ketua dewan tersebut.(lison)





















