megaswaranews.com – Kabupaten Sukabumi, Dua nelayan asal Lampung tersapu ombak tinggi di perairan Tegalbuled, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (17/6/2025). Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara seorang lainnya masih hilang.
Kejadian tragis tersebut terjadi ketika keduanya tengah melaut menggunakan perahu kecil di sekitar Pantai Cikawung, Kecamatan Tegalbuled. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian dan nelayan setempat, ombak setinggi 3 meter menghantam perahu mereka hingga terbalik.
Saksi mata, Bucin, mengungkapkan bahwa mereka berangkat bersama menuju laut, namun entah kenapa mereka kembali. Sebelum mencapai darat, perahu mereka dihantam ombak tinggi dan terbalik. Melihat kejadian itu, pihaknya segera kembali dan berusaha menolong keduanya.
“Hanya satu yang ditemukan, sementara yang lainnya masih hilang. Yang satu ditemukan dalam keadaan hidup di perahu, namun begitu tiba di darat, ia meninggal dunia,” kata Bucin.
Kapolsek Tegalbuled, IPTU Agus Suryana, membenarkan peristiwa tersebut. “Betul, dua nelayan asal Lampung tersapu ombak saat melaut. Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tak jauh dari lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan,” ujarnya.
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Sopian (35), sementara yang hilang bernama Rudi (32). Jenazah Sopian langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga kini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Sukabumi, Polairud, dan relawan nelayan setempat masih melanjutkan pencarian terhadap Rudi. Pencarian terkendala cuaca buruk dan gelombang tinggi yang masih melanda perairan selatan Sukabumi.
“Proses pencarian akan terus dilanjutkan hingga batas waktu yang ditentukan sesuai prosedur. Kami juga mengimbau agar nelayan sementara tidak melaut karena ombak di perairan selatan Sukabumi masih sangat berbahaya,” tambah IPTU Agus.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kecelakaan laut di kawasan pesisir selatan Jawa Barat, terutama saat musim angin timuran yang kerap memicu gelombang tinggi.
(Isman/Ki).




















