megaswaranews.com – Jampangkulon, Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andri Ardana, meletakkan batu pertama pembangunan sarana pendidikan berbasis keagamaan berupa madrasah dan masjid Al-Hijrah di Kampung Panimbaan, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon.
Letkol Andri Ardana berharap pembangunan tersebut dapat selesai secepat mungkin. Ia menargetkan madrasah dan masjid Al-Hijrah rampung dalam waktu sekitar lima bulan, atau tepatnya pada akhir tahun 2025.
Kegiatan peletakan batu pertama itu dihadiri oleh unsur Muspika, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyelesaikan peletakan batu pertama untuk madrasah Al-Hijrah dan progres pembangunan masjid Al-Hijrah. Saya berharap pembangunan ini bermanfaat untuk masyarakat Kampung Panimbaan, Kecamatan Jampangkulon. Kami juga ingin pembangunan ini tidak memakan waktu lama, insya Allah maksimal selesai akhir tahun ini, sekitar lima bulan,” ujar Letkol Andri Ardana.
Kapolsek Jampangkulon, IPTU Muhlis, menyatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan sarana ibadah dan pendidikan keagamaan tersebut.
Dengan kolaborasi antara TNI, Polri, dan elemen masyarakat, IPTU Muhlis berharap madrasah dan masjid Al-Hijrah dapat menjadi pusat pendidikan dan pembinaan akhlak bagi generasi muda.
“Saya menyatakan ini pertama kalinya dilaksanakan di sini. Ini menjadi kebanggaan masyarakat Jampangkulon dan Kabupaten Sukabumi atas kedatangan beliau. Semoga pembangunan ini berjalan lancar ke depannya,” tutur IPTU Muhlis.
Ketua panitia pelaksana pembangunan, Asep Barkah, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam percepatan pembangunan madrasah dan masjid Al-Hijrah.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran beliau yang mulia, mau datang ke tempat kami tanpa mengurangi rasa hormat kepada lingkungan sekitar. Itu yang bisa kami ucapkan saat ini,” kata Asep Barkah.
Dari Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Indra Sopyan, tim liputan MGSTV melaporkan.




















