megaswaranews.com, Sukabumi — Bupati Sukabumi Asep Japar menggelar rapat dinas bearsama para kepala dinas, camat, lurah dan kepala desa. Bupati diduga kesal dan marah para kepala desa tidak pro aktif dalam menjawab pemberitaan di media sosial dan keluh kesah warga terkait jalan rusak dan informasi perbaikanya, bertempat di Gedung Institut Agama Islam Sukabumi, Ponpes Yaspida kabupaten Sukabumi, Selasa, (19/5/2026).
Bupati Sukabumi tekankan kepada para kepala dinas, camat dan kepala desa untuk pro aktif, serta ikut menjawab keluh kesah masyarakat di media sosial, terutama pada jalan jalan rusak pada masing-masing wilayahnya, juga tidak ada oknum-oknum pegawai dinas yang membocorkan informasi dan kegiatan-kegiatan internal pemerintah daerah.
Tak hanya itu, Bupati Sukabumi sempat mengusir para wartawan yang sedang meliput kegiatan dala acara tersebut untuk keluar gedung, Bupati menilai akan kekhawatiran terhadap penyampaian diberitakan.
Sementara itu, usai menggelar acara saat dikonfirmasi menurut bupati Sukabumi mengatakan bahwa pihaknya mengumpulkan para kepala dinas, camat kepala desa dan lurah guna menyampaikan laporan dan hasil kinerja dan juga kewajiban kewajiban sebagai pegawai sipil negara.
Dijelaskan, Asep Japar bahwa jika ada permaslahan dan muncul dimedia sosial terkait jalan rusak dan informasi perbaikan, diminta para kepala desa, camat dan lurah serta kepala dinas terkait untuk aktif ikut menyampaikan jawaban kepada masyarakat.
Terkait adanya dugaan pengusiran wartawan oleh Bupati, dirinya enggan memberikan komentar dan memilih membahas hal lain. (Muhammad Ujang Heryaman)














