megaswaranews.com, CIOMAS – Kondisi memprihatinkan masih menyelimuti ruas Jalan Raya Pagelaran Kreteg, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Sudah belasan tahun lamanya, jalan strategis ini justru berubah fungsi menjadi lahan parkir liar karena tidak adanya pembatas jalan. Akibatnya, kendaraan diparkir sembarangan bahkan tepat di badan jalan, sehingga sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Senin (6/7/2026)
Kondisi ini semakin mencemaskan terutama pada jam-jam sibuk, tepatnya saat para pelajar berangkat maupun pulang sekolah. Banyak kendaraan yang ditinggal menumpuk di pinggir hingga tengah jalan, membuat jalan yang sebenarnya tidak terlalu lebar itu menjadi semakin sempit. Pengendara sepeda motor, pejalan kaki, hingga anak-anak sekolah terpaksa harus berbagi ruang yang sempit dan berisiko tinggi terjadi kecelakaan.
Salah satu warga setempat, Agus, menyayangkan ketidakberdayaan yang dialami selama bertahun-tahun ini. Ia menilai keberadaan parkir liar di tengah jalan itu sangat membahayakan, apalagi ketika aktivitas warga dan pelajar mulai padat.
“Sudah belasan tahun ini jalanan di sini seperti ini, dijadikan tempat parkir liar begitu saja. Tidak ada pembatas jalan, akhirnya mereka parkir seenaknya bahkan sampai di tengah jalan. Kami sangat menyayangkan hal ini, karena sangat membahayakan pengguna jalan lain, apalagi anak-anak sekolah yang sedang beraktivitas. Kalau sampai ada yang terluka, siapa yang bertanggung jawab?” ujar Agus.
Warga pun menyayangkan seolah tidak ada solusi nyata dari pihak berwenang. Padahal, masalah ini sangat sederhana namun dampaknya sangat besar bagi keselamatan umum. Agus dan warga lainnya menekankan bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor tidak boleh diam saja dan harus segera turun tangan.
“Seharusnya Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor segera bertindak nyata dengan membangun atau memasang pembatas jalan. Jika hal ini terus dibiarkan begitu saja tanpa perbaikan, dipastikan jalan ini akan selamanya menjadi tempat parkir liar yang membahayakan di tengah jalan. Jangan menunggu ada korban atau kecelakaan fatal baru bergerak,” tegasnya.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi maupun jadwal penanganan yang disampaikan pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor terkait perbaikan ruas jalan tersebut. Warga berharap kritikan dan keluhan ini segera didengar dan ditindaklanjuti demi keselamatan bersama.(*)















