megaswaranews.com, CIOMAS – Pemerintah Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menggelar rapat koordinasi terkait progres kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih/ KDMP serta penyelenggaraan pemerintahan desa.
Rakor berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ciomas dan dipimpin langsung oleh Camat Ciomas, Tirta Juwarta, Rapat dihadiri oleh lurah, kepala desa, sekretaris desa, kasi perencanaan desa, Babinsa, ketua dan sekretaris BPD, serta perwakilan Koperasi Desa Merah Putih se-Kecamatan Ciomas, Selasa (14/04/2026)
Dalam sambutannya, Camat Ciomas menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar pemerintah desa dan kelurahan dalam mendukung percepatan program Koperasi Merah Putih. Menurutnya, koperasi tersebut menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh program berjalan sesuai rencana, serta adanya kesamaan persepsi dalam pelaksanaan di lapangan, saat ini baru 4 desa diantaranya desa ciapus, pahelaran, laladan dan kelurahan padasuka yang masih dalam proges pembangunan, dan 7 desa masih melakukan titik lokasi baik tanah fasos fasum perumahan dan lainnya” ujar Tirta Juwarta.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif seluruh perangkat desa sangat dibutuhkan, terutama dalam hal perencanaan dan pengawasan kegiatan koperasi maupun program pemerintahan lainnya.

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung dengan diskusi interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala, masukan, serta perkembangan program di wilayah masing-masing.
Beberapa isu yang dibahas dalam rapat meliputi progres pembentukan dan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih, administrasi desa, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan kolaborasi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program pembangunan di wilayah Kecamatan Ciomas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.















