megaswaranews.com, CIBUNGBULANG – Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Cibungbulang menyuarakan keberatan atas masih beroperasinya tempat hiburan karaoke di wilayah Desa Girimulya selama bulan suci Ramadhan.
Ketua PK KNPI Cibungbulang, Bella Akbar, menyampaikan bahwa aktivitas hiburan malam yang berlangsung hingga dini hari dinilai tidak sejalan dengan suasana religius masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, keberadaan usaha karaoke yang tetap beroperasi pada momentum keagamaan berpotensi memicu keresahan sosial, terlebih mayoritas warga Cibungbulang merupakan umat Muslim.
PK KNPI pun meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak peraturan untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap legalitas dan izin operasional tempat usaha tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya mendorong agar dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mendesak pemerintah dan aparat penegak peraturan daerah untuk segera melakukan langkah-langkah pengecekan izin oprasiomal, melalukan penertiban, dan mengambil tindakan tegas terhadap pemilik usaha tersebut,” ujarnya.
Bella juga menyinggung pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi, termasuk kewajiban memiliki izin resmi serta menjalankan usaha dengan memperhatikan norma agama dan ketertiban umum.
Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di bulan Ramadhan yang sarat dengan nilai spiritual dan kebersamaan.
PK KNPI Cibungbulang, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan persoalan tersebut dan berharap ada langkah konkret dari pemerintah guna menjaga ketentraman masyarakat.















