megaswaranews.com, Bogor – Usai terjaring operasi senyap razia pekat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, 12 wanita pekerja seks komersil atau psk online yang ditangkap disebuah kontrakan orange gang apolo kawasan cibinong rabu malam 25/06 lalu, langsung silakukan assesment oleh dinas sosial setempat.
Sebelumnya, Dalam operasi senyap tersebut, petugas mendapati 12 wanita diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) online serta tiga pasangan bukan suami istri yang tengah berbuat mesum dalam satu kamar. Plt. Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, menyampaikan bahwa operasi dilakukan secara bergantian dalam bentuk patroli intensif. “Kami bergerak tanpa henti, bergiliran. Program Nobat, nongol babat. Operasi senyap di Gang Apolo dilakukan dengan bantuan personel Garnisun,” ujarnya, Kamis (27/6).
Kontrakan berwarna oranye yang menjadi lokasi razia kini tengah disorot. Selain aktivitas mesum, warga sekitar disebut sudah lama resah. “Kontrakan itu akan kami telusuri lebih lanjut. Kami akan minta keterangan pemilik dan memeriksa legalitas bangunan serta fungsinya,” tegas Anwar. Sementara seluruh wanita yang diamankan telah menjalani asesmen oleh Dinas Sosial dan saat ini sedang menjalani proses rehabilitasi di Sukabumi. “Mereka sudah dibawa ke fasilitas rehabilitasi. Tapi kami memang terkendala tempat. Kalau dua tempat penuh, kami terpaksa hentikan dulu operasi pekat,” ungkapnya.
Anwar menambahkan, banyak laporan masuk dari berbagai wilayah lain seperti Citereup dan Cibinong terkait aktivitas serupa. Ia pun mendorong Dinas Sosial agar menyiapkan tempat khusus untuk rehabilitasi para pelaku prostitusi agar penindakan bisa terus berjalan berkesinambungan. (Dju)















