megaswaranews.com, Bogor — Ratusan mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) Bogor memadati Aula Rektorat dalam seminar nasional Catalyst 2025 yang mengusung tema “Value Based Leadership: The Foundation for Change and Progress”. Acara yang digelar sebagai rangkaian seminar pembuka (opening speech) ini menghadirkan Kang Dedie Mulyadi (KDM) sebagai pembicara utama.
Sejak pagi,selasa 24/06/25, mahasiswa tampak antusias mengikuti jalannya seminar yang membahas kepemimpinan berbasis nilai sebagai fondasi perubahan dan kemajuan. Dalam paparannya, KDM membagikan pengalamannya membangun pola kepemimpinan yang merakyat dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Rektor Universitas Pakuan, Prof. Didik Notosudjono, mengungkapkan bahwa kehadiran KDM merupakan bagian dari perencanaan program bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang sebelumnya pernah diwujudkan dalam kegiatan Kota Sekolah Negeri.
“Ini adalah bagian dari perencanaan yang kami susun sejak kegiatan bersama BEM. Saat itu saya sarankan untuk mengundang Pak KDM karena beliau merupakan salah satu kepala daerah terbaik di Indonesia. Beliau bisa memberikan inspirasi tentang bagaimana membangun pola kepemimpinan yang merakyat. Itu sangat penting saat ini,” ujar Prof. Didik.
Ia menambahkan, nilai-nilai kepemimpinan yang disampaikan KDM sangat selaras dengan visi dan misi Unpak melalui PINTAS Pakuan: Pintar, Tangguh, Unggul, Mandiri, dan Berkarakter. “Semua itu berlandaskan pada nilai-nilai lokal yang kami pegang teguh: silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wawangi. Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian dari ajaran Prabu Siliwangi yang terus kami kembangkan di Unpak,” tegasnya.
Selain membahas kepemimpinan, KDM juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan dengan alam sebagai kunci keadilan dan kesejahteraan. Prinsip tersebut, kata Prof. Didik, sejalan dengan pandangan Unpak untuk mendahulukan harmoni dengan alam.
“Pesan utama dari beliau adalah bahwa seorang pemimpin harus hadir di tengah masyarakat, memahami permasalahan yang ada, dan mampu memberikan solusi dengan cepat dan tepat sasaran. Itu adalah bentuk kepemimpinan yang merakyat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Universitas Pakuan menargetkan menjadi universitas rujukan di tingkat Asia pada tahun 2037 dengan komitmen pada nilai-nilai luhur budaya lokal. Seminar nasional Catalyst 2025 diharapkan mampu menjadi katalis perubahan dan penguatan karakter kepemimpinan mahasiswa Unpak ke depan.(dju)















