megaswaranews.com, TENJOLAYA – Sebanyak 150 siswa Nizamiah Andalusia, Jakarta, mengikuti live in selama tiga hari dua malam di Desa Wisata Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini mengajak siswa belajar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Selama live in, siswa belajar menganyam bambu, mengelola sampah organik, bertani, berkebun, serta beternak kambing dan kerbau. Mereka juga mengenal pencak silat dan tari Jaipong serta mempelajari proses pertanian dari menanam hingga panen.
Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata, Abas Helmy, mengatakan program ini memberikan pengalaman belajar langsung melalui interaksi dengan warga. “Para siswa tidak hanya belajar, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka tinggal di rumah warga sehingga bisa merasakan kehidupan masyarakat pedesaan,” ujar Abas.
Abas menambahkan, warga menjadi pengajar sekaligus pendamping siswa selama mengikuti kegiatan.
Sementara itu, Kepala Sekolah Nizamiah Andalusia, Herliawati Agus Prihatin, mengatakan live in memberikan pengalaman belajar di luar sekolah. “Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus melatih kemandirian dan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta masyarakat,” kata Herliawati.
Selain mengikuti kegiatan edukasi, siswa tinggal di rumah warga untuk membangun interaksi lebih dekat dengan masyarakat. Siswa Kinza bersama rekannya, Jidan, mengaku mendapat pengalaman baru karena belajar langsung dari masyarakat.
Program ini diharapkan memperkenalkan Desa Wisata Gunung Malang sebagai destinasi edukasi di Kabupaten Bogor yang memadukan potensi alam, pertanian, peternakan, serta seni dan budaya lokal.
(Topan Sofyan)















