megaswaranews.com, Bogor – Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu paruh baya mengamuk di Puskesmas Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, ramai diperbincangkan di media sosial. Aksi tersebut diduga dipicu oleh buruknya pelayanan kesehatan, terutama di luar jam kerja yang seharusnya masih aktif sesuai ketentuan pemerintah.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis siang (26/6). Dalam video yang beredar, terlihat seorang ibu mengenakan kaos ungu berusaha masuk ke Puskesmas untuk mengurus pengajuan Universal Health Coverage (UHC) non-rawat inap. Namun saat tiba, ia mendapati pintu layanan telah terkunci dan digembok, meskipun belum memasuki jam tutup operasional.
Kondisi ini diperparah dengan sikap sejumlah tenaga medis yang tampak tidak peduli. Beberapa dari mereka terlihat sedang asyik mengobrol di dalam gedung, bahkan sebagian lainnya sudah bersiap untuk pulang.
Kemarahan sang ibu pun tidak bisa terbendung. Ia meluapkan kekecewaannya karena merasa diabaikan dan tidak mendapatkan haknya sebagai warga untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Tak hanya itu, warga lainnya juga mengeluhkan sikap tenaga medis yang dinilai kurang ramah dan cenderung meremehkan pasien. Perlakuan tersebut menambah daftar panjang keluhan masyarakat terhadap kinerja Puskesmas Puraseda.
Salah satu warga, Nining Karmilasari, yang videonya menjadi viral, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor segera turun tangan.
“Pelayanannya sangat buruk. Kami butuh perhatian dari pemerintah agar masyarakat tidak merasa dipersulit saat butuh bantuan kesehatan,” ujarnya.
Masyarakat mendesak Pemkab Bogor untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pelayanan di Puskesmas Puraseda. Mereka berharap ke depannya, fasilitas kesehatan tersebut mampu memberikan pelayanan yang manusiawi, profesional, dan sesuai standar.
(mande)















