megaswaranews.com, CIOMAS – Pekan Olahraga Desa (Pordes) Ciomas Rahayu tahun 2026 digelar dengan nuansa yang kental akan identitas budaya lokal. Mengusung tema “Dayeuh Pakuan”, ajang ini mengangkat nilai-nilai kesundaan sebagai cerminan jati diri masyarakat yang hidup di tanah Tatar Sunda. Minggu (19/7)
Kepala Desa Ciomas Rahayu, Seli Silih Wati menyampaikan pemilihan tema ini selaras dengan semboyan wilayah yang merupakan bagian dari warisan budaya Pajajaran. “Kami mengusung tema Dayeuh Pakauan atau Dayeuh Pajajaran untuk mengingatkan kembali bahwa kita adalah bagian dari Tatar Sunda. Segala rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan hingga penampilan peserta kami bungkus dengan tatanan budaya Sunda, mulai dari penggunaan totopong, kebaya, hingga nuansa yang menyertainya,” ujarnya.
Pordes tahun ini mempertandingkan lima cabang utama, yakni senam, futsal, bulu tangkis, tenis meja, dan Mobile Legends. Kegiatan senam telah lebih dulu dilaksanakan dengan daya tarik tersendiri, di mana kostum dan penampilan peserta disesuaikan dengan nuansa budaya Sunda yang khas dan menarik.
Kehadiran cabang Mobile Legends menjadi langkah terobosan untuk menjangkau kalangan pemuda-pemudi yang selama ini akrab dengan dunia digital. “Selain olahraga fisik, kami juga merespons arus digitalisasi. Lewat Mobile Legends, kami ingin merangkul pemuda agar ikut berpartisipasi, tetap berkegiatan positif, dan tidak terasing dari lingkungan. Kami ingin meraih semuanya, baik lewat olahraga konvensional maupun yang selaras dengan perkembangan zaman,” tegasnya.
Tujuan utama pelaksanaan Pordes ini bukan sekadar mencari juara, melainkan menggali potensi terbaik warga. Pihak panitia bekerja sama dengan seluruh RT dan RW untuk memetakan siapa saja warga yang memiliki bakat dan kemampuan lebih di bidang olahraga, sehingga potensi yang ada dapat tersalurkan dan terasah dengan baik.
Sementara itu, Ketua Pordes Ciomas Rahayu, Padil Septiansyah, Sistem pertandingan yang diterapkan menggunakan sistem gugur atau knock-out untuk seluruh cabang lomba. Khusus untuk cabang senam, dewan juri didatangkan langsung dari Kota Bogor. Sementara wasit untuk cabang futsal, tenis meja, dan bulu tangkis merupakan tenaga bersertifikat lisensi yang diambil dari jajaran Kabupaten Bogor. Untuk cabang Mobile Legends, panitia masih dalam proses mempersiapkan petugas pengawas pertandingan yang berkompeten.
Selanjutnya Seli mengatakan Pengumuman juara dan malam puncak Pordes Ciomas Rahayu 2026 akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026, bertempat di Bundaran Villa Ciomas Indah yang dijadikan sebagai alun-alun Desa Ciomas Rahayu.
Secara pendanaan, kegiatan ini dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang bersumber dari Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD). Pelaksanaannya melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari Karang Taruna, perangkat RT/RW, hingga seluruh lapisan warga Desa Ciomas Rahayu.
Pordes Ciomas Rahayu diselenggarakan secara berkala setiap dua tahun sekali. Jarak waktu ini dinilai cukup untuk memantau perkembangan atlet, mencari bibit-bibit unggul baru, serta mempersiapkan generasi yang lebih terlatih untuk periode selanjutnya.
“Harapan kami, Pordes Ciomas Rahayu makin jaya, makin sukses, dan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga dari setiap wilayah RW. Semoga ajang ini terus melahirkan atlet berprestasi dan menjaga kebersamaan kita sebagai warga Desa Ciomas Rahayu,” pungkasnya. (manabd)















