megaswaranews.com,Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah II Jawa Barat segera membangun SMA Negeri 11 di kawasan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal. Sekolah negeri baru ini ditargetkan mulai dibangun pada Juni 2026 mendatang.
Pembangunan sekolah ini akan menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp7 miliar, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 9 hingga 10 bulan. Pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada penyediaan tiga hingga empat ruang kelas.
“Pembangunan ini untuk menjawab kebutuhan akses pendidikan tingkat SMA di wilayah Tanah Sareal dan sekitarnya,” ujar Dedie A Rachim saat kunjungan ke lokasi
Sementara itu, proses penerimaan peserta didik baru direncanakan akan segera dibuka oleh pihak KCD Wilayah II. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar siswa yang telah diterima akan dititipkan di SMA Negeri 2 Kota Bogor sambil menunggu pembangunan gedung rampung.
Erwin Aulia Rachman menyebut pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan di Jawa Barat.
“Kami akan segera membuka penerimaan siswa baru, sambil menunggu proses pembangunan sekolah berjalan,” katanya.
Selain pembangunan sekolah, kawasan tersebut juga direncanakan akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), instalasi pengolahan air limbah (IPAL) skala kota, jogging track, serta gudang Bulog untuk distribusi wilayah Bogor.
Pembangunan SMAN 11 ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya di wilayah Tanah Sareal.
Reporter : Herman Bonz















